PKB Lampung Tengah Perkuat Konsolidasi Usai Muskercab

Ketua DPC PKB Lampung Tengah dr. Uswatun Hasanah menghadiri Pengukuhan Orpol dan Muskercab DPC PKB se-Lampung. Ia mendorong hasil konsolidasi diterjemahkan menjadi program kerja yang konkret dan bermanfaat bagi masyarakat.

PKB Lampung Tengah Perkuat Konsolidasi Usai Muskercab
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG — Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lampung Tengah, dr. Uswatun Hasanah, menghadiri Pengukuhan Organisasi Politik (Orpol) dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PKB se-Provinsi Lampung masa bakti 2026–2031 di Hotel Radisson Lampung, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PKB di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Selain memperkuat struktur kepengurusan, forum itu membahas arah kerja partai agar lebih terukur dan dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Uswatun mengatakan pengukuhan kepengurusan dan Muskercab tidak semestinya berhenti sebagai agenda formal organisasi. Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat soliditas kader sekaligus memastikan program kerja partai diterapkan hingga tingkat bawah.

“Kegiatan ini bukan hanya soal pengukuhan kepengurusan, tetapi bagaimana setelah ini seluruh struktur bisa bergerak dengan arah dan tujuan yang sama. Muskercab harus menghasilkan program kerja yang realistis, terukur, dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Uswatun.

Ia menegaskan DPC PKB Lampung Tengah akan menerjemahkan hasil konsolidasi tingkat provinsi ke dalam program dan kerja organisasi di daerah.

Menurut Uswatun, penguatan struktur harus dilakukan bersamaan dengan konsolidasi kader, penguatan peran organisasi sayap dan badan otonom, serta peningkatan komunikasi dengan masyarakat.

“Apa yang menjadi hasil dan semangat dari kegiatan ini tentu akan kita implementasikan di DPC PKB Lampung Tengah. Jangan sampai selesai kegiatan, selesai pula gerakannya. Justru setelah ini pekerjaan kita dimulai,” tegasnya.

Uswatun juga mendorong peningkatan kualitas kerja kader. Pengurus, kata dia, diharapkan tidak hanya aktif ketika agenda politik berlangsung, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dan ikut mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Ia menilai komunikasi antara struktur partai dan masyarakat perlu terus diperkuat agar PKB dapat menjalankan fungsi politik sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat di berbagai bidang, termasuk sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

“Ukuran keberhasilan organisasi bukan hanya seberapa lengkap struktur kepengurusannya, tetapi seberapa aktif kadernya bekerja dan seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat. Itu yang akan kita dorong di Lampung Tengah,” katanya.

Menurutnya, konsolidasi organisasi juga penting untuk menghadapi dinamika politik ke depan. Karena itu, seluruh kader PKB Lampung Tengah diminta menjaga kekompakan dan mengedepankan kerja kolektif.

Uswatun berharap hasil Muskercab tingkat provinsi menjadi pijakan bagi DPC PKB Lampung Tengah dalam menyusun agenda kerja yang lebih konkret. Koordinasi antara struktur partai, anggota legislatif, organisasi sayap, badan otonom, dan elemen PKB lainnya juga akan diperkuat.

“Kita ingin PKB Lampung Tengah semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin nyata kerja politiknya. Karena politik bagi kita bukan hanya soal kontestasi, tetapi bagaimana keberadaan partai bisa memberikan manfaat dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.