Melawan Saat Ditangkap, DPO Curanmor Bersenpi Tewas Ditembak
Polresta Bandar Lampung menangkap seorang DPO kasus pencurian kendaraan bermotor yang diduga tergabung dalam jaringan curanmor bersenjata api. Pelaku terpaksa dilumpuhkan setelah berupaya melawan dan melarikan diri saat proses pengembangan.
BANDAR LAMPUNG – Tim gabungan Polresta Bandar Lampung bersama jajaran Polsek berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini meresahkan masyarakat.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pelaku berinisial JI, warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Pelaku diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus curanmor dan merupakan residivis dalam perkara serupa pada 2025.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengatakan JI diduga merupakan bagian dari komplotan curanmor bersenjata api yang kerap beraksi di wilayah Kota Bandar Lampung.
"Yang bersangkutan kami amankan di rumahnya. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga berada dalam pengaruh narkoba karena baru mengonsumsi sabu," kata Gigih, Kamis (4/6/2026).
Saat dilakukan pengembangan perkara, pelaku disebut berupaya melakukan perlawanan terhadap petugas dan mencoba melarikan diri.
Menurut Gigih, petugas telah memberikan imbauan dan tembakan peringatan sesuai prosedur. Namun, pelaku tidak mengindahkan peringatan tersebut.
"Anggota sudah memberikan tembakan peringatan, namun tidak digubris. Pelaku tetap berupaya melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur," ujarnya.
Polisi juga menyebut pelaku sempat menodongkan senjata api ke arah salah seorang anggota saat proses pengembangan berlangsung. Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan kembali pelaku.
"Petugas telah melaksanakan tahapan sesuai ketentuan, mulai dari pemberian imbauan, peringatan hingga tembakan peringatan. Namun pelaku tidak mengindahkan perintah petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur," jelasnya.
Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan curanmor bersenjata api yang diduga melibatkan pelaku.
Polresta Bandar Lampung juga terus memburu anggota komplotan lainnya guna mengungkap seluruh rangkaian tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah hukum setempat.
REDAKSI











