Wagub Lampung: Keluarga Penentu Masa Depan Bangsa
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pembangunan daerah harus dimulai dari penguatan keluarga sebagai fondasi mencetak sumber daya manusia berkualitas pada peringatan Harganas ke-33.
BANDAR LAMPUNG–Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan investasi besar dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang dimulai dari keluarga.
Hal itu disampaikan Jihan saat menghadiri Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 bertema "Ayah Wajib Hadir" yang digelar Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung di Kantor BKKBN Provinsi Lampung, Kamis (2/7/2026).
Menurut Jihan, keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa karena menjadi lingkungan pertama yang membentuk karakter, mental, dan kualitas generasi penerus.
"Saya melihat investasi pembangunan di suatu daerah maupun negara bukan hanya tentang membangun infrastruktur, gedung-gedung tinggi atau jalan-jalan beton, tetapi bagaimana pemerintah membangun sumber daya manusia yang berkualitas melalui ketangguhan keluarga-keluarga di tengah masyarakat," ujarnya.
Ia mengatakan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menuntut keluarga semakin adaptif dalam mendampingi anak menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, bonus demografi yang dimiliki Indonesia hanya dapat menjadi peluang menuju negara maju apabila keluarga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Jihan menekankan pembangunan kualitas SDM harus dimulai sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta keterlibatan aktif kedua orang tua.
Ia juga menegaskan kehadiran seorang ayah tidak hanya diukur dari kemampuan memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga dari kedekatan emosional dan dukungan psikologis terhadap anak.
"Kehadiran ayah bukan hanya soal hadir secara fisik atau memberikan nafkah, tetapi juga hadir secara psikologis dan emosional untuk membangun keluarga yang tangguh," katanya.
Selain itu, Jihan menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di Lampung. Menurutnya, rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung masih didominasi indikator pendidikan sehingga perlu menjadi perhatian bersama.
"Akses pendidikan harus dibuka seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat. Pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan anak-anak kita menuju Generasi Emas Indonesia," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih mengatakan peringatan Harganas ke-33 diikuti sekitar 300 peserta dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, mitra kerja, kader pembangunan, hingga masyarakat.
Menurutnya, tema "Ayah Wajib Hadir" menegaskan bahwa pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu sehingga peran ayah perlu semakin diperkuat dalam keluarga.
Rangkaian Harganas ke-33 diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain pelayanan KB serentak, seminar keayahan, seminar remaja, literasi keuangan, pemeriksaan kesehatan lansia, bakti sosial bagi keluarga berisiko stunting, donor darah, hingga pembinaan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Jihan didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung menyerahkan penghargaan kepada sejumlah penerima apresiasi Harganas ke-33 serta meninjau stan UMKM yang ikut meramaikan kegiatan.
REDAKSI










