Parkir Bandar Lampung Bakal Full Cashless
Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai menyiapkan transformasi layanan transportasi dan parkir berbasis digital. Sistem pembayaran non-tunai atau cashless tengah dikaji untuk mendukung konsep Smart City dan meningkatkan transparansi layanan publik.
BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mulai menyiapkan transformasi layanan transportasi dan perparkiran berbasis digital melalui penerapan sistem pembayaran non-tunai atau cashless.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan konsep Smart City yang tengah didorong di Kota Bandar Lampung.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, mengatakan sistem pembayaran digital nantinya akan diterapkan pada sektor transportasi dan layanan parkir di berbagai titik kota.
“Pengembangan yang tengah disiapkan yakni penerapan sistem transaksi non-tunai atau cashless pada layanan transportasi dan perparkiran di Kota Bandar Lampung,” ujar Socrat, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, penggunaan sistem cashless dinilai mampu membuat layanan menjadi lebih praktis, cepat, dan transparan, khususnya dalam pengelolaan retribusi parkir serta transportasi perkotaan.
Saat ini, Dishub Bandar Lampung masih melakukan pengkajian terkait mekanisme dan kesiapan teknis sebelum program tersebut resmi diterapkan kepada masyarakat.
“Program ini masih dalam tahap kajian. Jika seluruh persiapan sudah matang, maka akan segera diterapkan,” jelasnya.
Rencana digitalisasi pembayaran tersebut menjadi sinyal perubahan layanan transportasi di Bandar Lampung yang mulai diarahkan lebih modern dan terintegrasi dengan teknologi digital.
Selain meningkatkan efisiensi layanan, sistem cashless juga diharapkan dapat meminimalisir kebocoran pendapatan daerah serta mendukung pengawasan transaksi secara real time.










