Jalan Mulus Akhirnya Dibuka, Warga Langsung Tagih Drainase

Setelah bertahun-tahun rusak, jalan di Katibung akhirnya diperbaiki dan diresmikan. Namun warga langsung menyuarakan masalah baru: banjir akibat drainase buruk.

Jalan Mulus Akhirnya Dibuka, Warga Langsung Tagih Drainase
Foto: Istimewa

LAMPUNG SELATAN — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meresmikan perbaikan ruas jalan Babatan–Umbul Bayur hingga Tanjungan–Neglasari di Kecamatan Katibung. Infrastruktur yang sempat rusak parah selama bertahun-tahun itu kini mulai difungsikan untuk masyarakat.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang menandai dibukanya akses jalan sepanjang sekitar 850 meter tersebut.

Perbaikan jalan ini menjadi respons atas keluhan warga terkait kondisi jalan berlubang dan bergelombang yang selama ini menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ini diharapkan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Egi saat peresmian, Jumat (27/2/2026).

Warga menyambut positif pembangunan tersebut. Mereka mengaku kini akses transportasi menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman dibanding sebelumnya.

Namun, di balik apresiasi itu, muncul keluhan baru. Sejumlah warga menyoroti persoalan drainase yang dinilai belum memadai di sepanjang ruas jalan tersebut.

Saat hujan deras, air kerap menggenang bahkan memicu banjir karena saluran air tidak berfungsi optimal.

“Kami senang jalannya sudah bagus, tapi kalau hujan masih banjir. Drainase perlu diperbaiki,” ujar salah satu warga.

Menanggapi hal itu, Bupati Egi menyatakan akan menampung aspirasi masyarakat dan meminta warga ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar tetap awet.

Perbaikan jalan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Katibung sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, persoalan pendukung seperti sistem drainase menjadi pekerjaan rumah yang dinilai tak kalah mendesak untuk segera dituntaskan.