Golkar Seputih Raman Solidkan Kader

DPD Partai Golkar Lampung Tengah melanjutkan Muscam dan Musdes di Kecamatan Seputih Raman yang menetapkan kembali Bunawi sebagai pimpinan kecamatan secara aklamasi.

Golkar Seputih Raman Solidkan Kader
Foto: Syamsir Alam/monologis.id

LAMPUNG TENGAH — Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah melanjutkan rangkaian musyawarah kecamatan (Muscam) dan musyawarah desa (Musdes) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi partai.

Dalam Muscam dan Musdes Kecamatan Seputih Raman, kader partai secara aklamasi menetapkan kembali Bunawi sebagai pimpinan kecamatan (PK) Golkar Seputih Raman untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Sekretaris DPD II Golkar Lampung Tengah sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) PK Seputih Raman, Zainal Arifin, mengatakan Golkar harus semakin maju dan memperbesar kekuatan politiknya di wilayah tersebut.

“Pileg lalu Seputih Raman suara Golkar 9.000 suara, saya minta tahun selanjutnya dapat lebih ditingkatkan, dan kami semua yakin akan itu,” ujar Zainal, Kamis, (21/5/2026).

Ia menilai Muscam dan Musdes menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi serta soliditas kader dan pengurus partai hingga tingkat desa.

Menurutnya, dengan kekompakan kader, Partai Golkar akan terus meningkatkan perolehan suara dan semakin mendapat kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), Febriyantoni, menjelaskan pelaksanaan Muscam dan Musdes dilakukan sesuai arahan partai dan mekanisme organisasi.

“Sebelum terlaksana Muscam ini jabatan PK yang lama (Bunawi) sudah habis, sehingga jabatannya harus dilaksanakan oleh Plt, yang telah dijabat oleh bapak Zainal Arifin,” jelasnya.

Ia menambahkan Muscam dan Musdes juga menjadi bagian dari konsolidasi partai mulai tingkat kabupaten hingga kampung/desa.

Febriyantoni berharap soliditas kader Golkar di wilayah Seputih Raman mampu kembali mengangkat kekuatan partai dan menghadirkan kembali wakil rakyat dari daerah tersebut.

Muscam dan Musdes Seputih Raman dihadiri 13 dari 14 pengurus pimpinan desa (Pimdes), jajaran pengurus DPD Golkar Lampung Tengah, termasuk Mohammad Maksum, serta anggota DPRD Lampung Tengah Fraksi Golkar, Yurita.