Lahan Sekolah Rakyat Tubaba Mulai Diukur

Kantor Pertanahan Tulangbawang Barat mulai mengukur lahan seluas 9,4 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat, program strategis nasional yang ditujukan memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Lahan Sekolah Rakyat Tubaba Mulai Diukur
Foto: Istimewa

TULANGBAWANG BARAT – Kantor Pertanahan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mulai melakukan pengukuran lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Pulung Kencana, tepatnya di belakang Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tubaba, Rabu (22/7/2026).

Pengukuran dilakukan pada lahan seluas sekitar 94.200 meter persegi atau 9,4 hektare sebagai tahap awal untuk memastikan kesiapan lokasi sebelum pembangunan fisik dimulai.

Tim teknis Kantor Pertanahan Tubaba bersama Pemerintah Kabupaten Tubaba turun langsung ke lapangan untuk memastikan batas-batas bidang tanah sesuai data teknis, administrasi, serta ketentuan peraturan perundang-undangan. Tahapan ini menjadi dasar pemberian kepastian hukum atas status lahan yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan.

Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang lebih merata dan berkualitas.

Kantor Pertanahan Tubaba menegaskan komitmennya mendukung percepatan pembangunan melalui penyediaan data pertanahan yang akurat, kepastian hukum atas tanah, serta pelayanan pertanahan yang profesional dan terpercaya.

Sinergi antara Kantor Pertanahan Tubaba dan Pemerintah Kabupaten Tubaba diharapkan dapat mempercepat proses penyiapan lahan sehingga pembangunan Sekolah Rakyat segera direalisasikan.

Keberadaan Sekolah Rakyat nantinya diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pemerataan akses pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tulangbawang Barat.