HUT 17 Tulangbawang Barat, DPRD Tekan Pemda Percepat Realisasi Pembangunan

DPRD Tulangbawang Barat menegaskan HUT ke-17 bukan seremoni, melainkan momen menekan pemda agar pembangunan berdampak nyata bagi masyarakat.

HUT 17 Tulangbawang Barat, DPRD Tekan Pemda Percepat Realisasi Pembangunan
Foto: Rosid/monologis.id

TULANGBAWANG BARAT – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Tulangbawang Barat dimanfaatkan DPRD setempat untuk menegaskan tekanan terhadap pemerintah daerah agar mempercepat realisasi pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Tulangbawang Barat yang digelar di Ruang Rapat DPRD, Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Senin (6/4/2026).

Ketua DPRD Tulangbawang Barat, Busroni, menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum evaluasi serius terhadap capaian pembangunan sejak daerah tersebut berdiri pada 2009.

“Sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah harus benar-benar diwujudkan dalam program yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya sebagai bagian dari pembangunan, termasuk penggunaan pakaian adat Lampung dalam kegiatan resmi sebagai simbol persatuan di tengah keberagaman.

Rapat paripurna tahun ini digelar menyesuaikan jadwal lantaran bertepatan dengan libur nasional Wafat Yesus Kristus, meski secara resmi hari jadi Tulangbawang Barat diperingati setiap 3 April sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2012.

Sementara itu, Bupati Tulangbawang Barat, Novriwan Jaya, memaparkan sejumlah capaian makro daerah yang diklaim menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tercatat 5,15 persen, meningkat dari tahun sebelumnya, dengan PDRB per kapita mencapai Rp55,87 juta.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 70,61, tingkat pengangguran turun menjadi 3,71 persen, dan angka kemiskinan menyusut menjadi 6,72 persen.

Namun di tengah capaian tersebut, DPRD menilai tantangan ke depan masih besar, terutama dalam memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar berkualitas dan merata hingga ke tingkat tiyuh (desa).

Pemkab Tubaba sendiri menegaskan komitmennya melalui sejumlah program prioritas, seperti penguatan UMKM, ketahanan pangan, layanan kesehatan, hingga pendidikan karakter berbasis lingkungan.

Pemerintah daerah juga didorong untuk tetap adaptif terhadap kebijakan nasional, khususnya terkait efisiensi anggaran, tanpa mengorbankan kualitas layanan publik.

Peringatan HUT ke-17 ini pun menjadi titik tekan bagi DPRD agar arah pembangunan tidak sekadar mencatat angka statistik, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan konkret bagi masyarakat.