DPRD Lampung Soroti Tingginya Pencari Kerja

Anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo mendorong penguatan pelatihan vokasi dan kolaborasi pemerintah, dunia pendidikan, serta dunia usaha untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat usia produktif.

DPRD Lampung Soroti Tingginya Pencari Kerja
Anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo | Foto: Istimewa

BANDARLAMPUNG – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Deni Ribowo menyoroti tingginya jumlah pencari kerja usia produktif di Lampung. Ia menilai kondisi tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja.

Menurut Deni, tingginya jumlah pencari kerja tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga peluang bagi pemerintah daerah untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

Berdasarkan data ketenagakerjaan terbaru, pencari kerja aktif di Kota Bandarlampung masih didominasi kelompok usia 20 hingga 29 tahun. Kondisi itu menunjukkan persoalan ketenagakerjaan masih menjadi isu strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.

Deni mengatakan tantangan ketenagakerjaan saat ini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga kesiapan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu beradaptasi dengan perkembangan industri.

Karena itu, ia mendorong peningkatan pelatihan keterampilan, pendidikan vokasi, sertifikasi kompetensi, serta pengembangan program yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja.

"Pembangunan sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan penciptaan kesempatan kerja. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor usaha menjadi penting agar tenaga kerja lokal memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini," ujar Deni, Kamis (25/6/2026).

Ia menambahkan, DPRD Provinsi Lampung akan terus mendorong kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja melalui fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk memperluas kesempatan kerja di berbagai sektor produktif sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.