DPRD Lampung Kawal Aksi Mahasiswa

DPRD Lampung menegaskan komitmen mengawal aspirasi mahasiswa soal hukum dan keadilan, serta memastikan penyampaian pendapat tetap terlindungi dalam koridor demokrasi.

DPRD Lampung Kawal Aksi Mahasiswa
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG — DPRD Provinsi Lampung menegaskan perannya sebagai penjembatan aspirasi masyarakat usai menerima aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan di Kantor Gubernur Lampung, Selasa (7/4/2026).

Aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Lampung, Garinca Reza Pahlevi, bersama sejumlah unsur Forkopimda dan perwakilan instansi terkait.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan berbagai tuntutan terkait penegakan hukum yang adil dan transparan, perlindungan hak menyampaikan pendapat, serta penyelesaian berbagai persoalan hukum baik di tingkat daerah maupun nasional.

DPRD Lampung menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan dikawal sesuai mekanisme kelembagaan dan diteruskan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti.

“DPRD berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat secara proporsional serta mendorong sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar perwakilan DPRD dalam pernyataannya.

Kehadiran DPRD dalam menerima aksi tersebut menjadi bagian dari fungsi representasi dan pengawasan lembaga legislatif dalam memastikan suara publik tetap tersalurkan secara konstruktif.

Selain DPRD, Pangdam XXI/Radin Inten, Kristomei Sianturi, turut menemui massa aksi dan memastikan bahwa ruang demokrasi di Lampung tetap terbuka tanpa tindakan represif terhadap masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa aspirasi mahasiswa akan diteruskan ke tingkat pusat, termasuk kepada pimpinan TNI, untuk mendapatkan perhatian sesuai kewenangan.

DPRD menilai partisipasi aktif mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Namun, penyampaian pendapat tetap harus dilakukan secara tertib dan sesuai aturan.

“Kami mengapresiasi aksi yang berjalan kondusif. Ini menunjukkan bahwa demokrasi bisa berjalan baik dengan tetap menjaga ketertiban dan etika,” lanjutnya.

Melalui momentum ini, DPRD Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus menjaga stabilitas daerah melalui pendekatan dialog dan kolaborasi.