Pesibar Kejar Produksi Padi, Jemput Bantuan ke Pusat
Pemkab Pesisir Barat mengajukan bantuan ke pemerintah pusat untuk meningkatkan produksi padi melalui penguatan sarana irigasi dan pertanian.
PESISIR BARAT – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Lampung, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) mengambil langkah proaktif dengan mengajukan dukungan ke pemerintah pusat guna meningkatkan produksi padi di daerah.
Kepala DKP3 Pesibar, Irvan Leonardo, menyebut pihaknya akan segera melakukan koordinasi langsung ke pusat untuk memperoleh bantuan sarana pendukung pertanian, khususnya bagi lahan sawah tadah hujan.
Menurutnya, Pesisir Barat memiliki potensi besar dengan luas sawah irigasi mencapai 4.928 hektare dan sawah tadah hujan sekitar 3.659,70 hektare. Potensi tersebut dinilai dapat dioptimalkan melalui penyediaan infrastruktur air seperti sumur bor dan mesin penyedot air.
“Kami akan jemput bola ke pemerintah pusat agar kebutuhan sarana pertanian bisa terpenuhi dan produksi padi meningkat,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan 32 aliran sungai di wilayah tersebut menjadi peluang untuk meningkatkan intensitas tanam, terutama jika didukung fasilitas pengairan yang memadai.
Namun demikian, keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama dalam pengembangan sektor pertanian. Oleh karena itu, dukungan program dari pemerintah pusat dinilai krusial untuk mendorong peningkatan produksi pangan.
Langkah ini juga sejalan dengan program nasional penguatan ketahanan pangan yang tengah digencarkan pemerintah.
Pemkab Pesibar berharap bantuan yang diajukan dapat segera terealisasi sehingga produktivitas pertanian meningkat dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.
NOVAN ERSON










