BPPRD Bandar Lampung Genjot Penagihan PBB
BPPRD Kota Bandar Lampung mengintensifkan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak daerah lainnya untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,99 triliun pada Perubahan APBD 2026.
BANDAR LAMPUNG – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandar Lampung mengintensifkan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak daerah lainnya untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang meningkat dalam Perubahan APBD 2026.
Kepala BPPRD Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, mengatakan optimalisasi penerimaan PBB menjadi salah satu strategi utama untuk mendukung target PAD yang diproyeksikan mencapai sekitar Rp2,99 triliun atau naik 27,5 persen.
"Itu kan lagi dibahas DPRD. Dan untuk mencapai target itu kita mendorong dari sektor PBB," kata Yusnadi, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, BPPRD mulai turun langsung ke lapangan untuk mengoptimalkan penagihan PBB kepada wajib pajak sebagai upaya meningkatkan realisasi penerimaan daerah.
"Kita sudah mulai turun langsung ke lapangan untuk mengoptimalkan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Langkah ini kami lakukan agar realisasi penerimaan PBB dapat meningkat dan target PAD yang telah ditetapkan bisa tercapai," ujarnya.
Yusnadi menjelaskan, kenaikan target PAD dalam Perubahan APBD 2026 menuntut peningkatan kinerja seluruh sektor pajak daerah. PBB menjadi salah satu fokus karena memiliki potensi penerimaan yang besar dan jumlah wajib pajak yang luas di Kota Bandar Lampung.
Selain penagihan langsung, BPPRD juga akan melakukan pendataan ulang objek pajak untuk meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah.
BPPRD mengimbau masyarakat segera melunasi kewajiban PBB Tahun 2026 melalui kanal pembayaran resmi, seperti perbankan, kantor pos, maupun aplikasi pembayaran digital yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Yusnadi menegaskan, seluruh proses penagihan dilakukan secara persuasif dan sesuai ketentuan yang berlaku guna mendukung peningkatan pendapatan daerah serta pembiayaan pembangunan di Kota Bandar Lampung.











