Arus Mudik Meledak, 20 Ribu Kendaraan Serbu Bakauheni
Lonjakan arus mudik Lebaran mulai terasa di pintu gerbang Sumatera. Hingga 20 ribu kendaraan tercatat menyeberang dari Merak ke Bakauheni dalam sehari. Pemerintah dan aparat gabungan memperketat pengamanan serta menyiapkan puluhan pos layanan untuk pemudik.
LAMPUNG SELATAN — Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di pintu gerbang Pulau Sumatera. Hingga Senin (16/3/2026), sekitar 20 ribu kendaraan tercatat menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni.
Lonjakan kendaraan ini terungkap saat Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Pangdam II/Sriwijaya Kristomei Sianturi dan Kapolda Lampung Helfy Assegaf meninjau kesiapan pengamanan arus mudik di kawasan Bakauheni serta ruas Jalan Tol Trans Sumatera.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan sekaligus mengecek sejumlah pos pelayanan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfy Assegaf mengatakan peningkatan arus kendaraan dari Jawa menuju Sumatera terjadi signifikan dalam beberapa hari terakhir.
“Awalnya sekitar 5.000 kendaraan, kemudian meningkat menjadi 11.000 kendaraan, lalu 19.000 kendaraan, dan hari ini mencapai sekitar 20.000 kendaraan yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, Polda Lampung menyiapkan 92 pos pengamanan yang tersebar di berbagai titik strategis. Pos tersebut terdiri dari 57 Pos Pengamanan, 17 Pos Pelayanan, 16 Posko Bencana, dan 2 Pos Terpadu.
Pengamanan tersebut melibatkan 4.232 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait yang diterjunkan selama Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Selain pengamanan, operator pelabuhan juga menambah armada kapal penyeberangan guna mempercepat layanan di lintasan Merak–Bakauheni. Pada dermaga yang sebelumnya melayani empat kapal, kini ditambah satu kapal sehingga total menjadi lima kapal yang beroperasi.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar.
Pemprov Lampung juga menyiapkan dukungan layanan kesehatan bagi pemudik dengan mengaktifkan 74 posko kesehatan di seluruh wilayah Lampung, termasuk fasilitas mini ICU di kawasan Bakauheni.
Selain itu, pemerintah juga mengimbau pengurus masjid di sepanjang jalur mudik untuk membuka masjid selama 24 jam sebagai tempat singgah bagi para pemudik yang membutuhkan istirahat.
“Kami mengimbau pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan. Jika lelah, silakan beristirahat di rest area, pos pelayanan, atau tempat singgah yang tersedia. Keselamatan adalah yang utama,” kata Mirza.
Pemerintah berharap sinergi antara Pemprov Lampung, TNI, Polri, serta seluruh stakeholder mampu memastikan arus mudik Lebaran 2026 berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat yang menuju kampung halaman.










