Batin Wulan Dorong Modest Fashion Lampung
Ketua TP PKK Lampung Purnama Wulan Sari Mirza membuka Si.Se.Sa Roadshow Lampung dan mendorong kolaborasi untuk memperkuat industri modest fashion serta ekonomi kreatif daerah.
BANDAR LAMPUNG – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mendorong pengembangan industri modest fashion sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif daerah. Komitmen tersebut disampaikannya saat membuka Si.Se.Sa Roadshow Lampung di Sisesa Boutique Lampung, Bandar Lampung, Sabtu (1/8/2026).
Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari Mirza yang akrab disapa Batin Wulan mengapresiasi Si.Se.Sa yang memilih Lampung sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan roadshow. Menurutnya, kehadiran jenama modest fashion nasional tersebut menjadi kehormatan sekaligus inspirasi bagi pelaku industri fesyen muslim di Provinsi Lampung.
"Selamat datang dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Si.Se.Sa atas kepercayaannya memilih Lampung sebagai salah satu lokasi roadshow. Kehadiran Si.Se.Sa di Lampung merupakan sebuah kehormatan sekaligus menjadi inspirasi bagi para pelaku industri modest fashion di Provinsi Lampung," ujar Batin Wulan.
Ia menilai perkembangan modest fashion Indonesia telah menjadi salah satu kekuatan industri kreatif yang mendapat perhatian dunia. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang besar bagi Lampung untuk mengembangkan sektor fesyen muslim sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif.
Menurut Batin Wulan, modest fashion tidak hanya menghasilkan produk yang memiliki nilai estetika, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah melalui kreativitas, inovasi, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Karena itu, ia berharap Si.Se.Sa Roadshow Lampung menjadi ruang interaksi antara pelaku usaha dan masyarakat, sekaligus memperluas kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), desainer lokal, serta generasi muda.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Si.Se.Sa Roadshow Lampung secara resmi saya nyatakan dibuka," katanya.
Batin Wulan berharap seluruh rangkaian kegiatan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan industri modest fashion di Lampung. Ia menegaskan sinergi antara dunia usaha, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing industri fesyen muslim sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Lampung.
REDAKSI











