RSU Mitra Mulia Husada Salurkan CSR Rp25 Juta untuk Pembangunan Musala PKBM Cinta
RSU Mitra Mulia Husada menyalurkan bantuan CSR Rp25 juta untuk pembangunan musala PKBM Cinta di Bandar Jaya Timur, Lampung Tengah.
LAMPUNG TENGAH – Pemilik Rumah Sakit Umum Mitra Mulia Husada (RSU-MMH), dr. Uswatun Hasanah, menyalurkan bantuan dana sebesar Rp25 juta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembangunan musala di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Cinta, Bandar Jaya Timur, Lampung Tengah.
Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung penyediaan fasilitas ibadah bagi peserta didik PKBM Cinta yang selama ini belum memiliki tempat khusus untuk melaksanakan salat saat kegiatan belajar berlangsung.
Uswatun Hasanah mengatakan, program CSR RSU-MMH tidak hanya menyasar bidang kesehatan, tetapi juga mendukung kebutuhan masyarakat di sektor pendidikan, fasilitas umum, tempat ibadah, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, bantuan pembangunan musala tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan pengelola PKBM Cinta setelah pihaknya melihat kebutuhan fasilitas ibadah di lokasi tersebut.
“Pihak PKBM Cinta mengusulkan bantuan untuk pembangunan musala. Kami kemudian melihat kebutuhan dan kondisi di lokasi, sehingga bantuan CSR dari rumah sakit dapat direalisasikan untuk membantu pembangunan tempat ibadah ini,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik sekaligus Kepala Sekolah PKBM Cinta, Hj. Yunani, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia menjelaskan, lembaga pendidikan nonformal itu menyelenggarakan program sekolah paket dan pelatihan keterampilan atau life skill.
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan setiap pekan, dengan sistem daring pada Sabtu dan tatap muka pada Minggu.
Yunani mengatakan, keberadaan musala dibutuhkan agar peserta didik dan pengelola memiliki tempat ibadah yang memadai selama kegiatan pembelajaran.
“Di sini ada anak-anak yang ketika waktunya salat belum memiliki tempat khusus untuk beribadah. Karena itu, saya berinisiatif menyampaikan rencana pembangunan musala kepada Bu Uswatun Hasanah,” katanya.
Berdasarkan rencana anggaran biaya (RAB) yang disusun pengelola, pembangunan musala tersebut membutuhkan dana sekitar Rp130 juta. Dari total kebutuhan itu, bantuan Rp25 juta disalurkan melalui program CSR RSU-MMH.
“Alhamdulillah, Bu Dokter membantu dengan nominal Rp25 juta. Kami sangat bersyukur dan berharap bantuan ini menjadi berkah bagi beliau, keluarganya, serta rumah sakitnya agar semakin bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Yunani.
Ia berharap bantuan tersebut menjadi langkah awal untuk merealisasikan pembangunan musala. Pengelola PKBM Cinta juga berharap dukungan dari pihak lain dapat membantu memenuhi kebutuhan anggaran sehingga pembangunan dapat diselesaikan.
Yunani menilai dukungan dunia usaha terhadap lembaga pendidikan nonformal dapat membantu meningkatkan fasilitas pembelajaran sekaligus menunjang kegiatan sosial dan keagamaan peserta didik.
DENI FERNANDO











