Muhammadiyah Tubaba Gandeng BPJS Perluas JKN
PDM dan Lazismu Tulang Bawang Barat berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan Cabang Metro untuk memperluas kepesertaan JKN. Lazismu menyiapkan program Donasi Kepesertaan JKN bagi masyarakat rentan dan peserta yang terkendala tunggakan iuran.
METRO – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulangbawang Barat (Tubaba) bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Tubaba menggandeng BPJS Kesehatan Cabang Metro untuk memperluas perlindungan kesehatan bagi warga persyarikatan, guru honorer, pekerja dakwah, dan amil di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Kerja sama tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Metro, Lampung, Jumat (23/10/2026). Fokus pembahasan meliputi optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pemetaan kepesertaan, serta dukungan bagi masyarakat rentan yang terkendala pembayaran iuran.
Ketua PDM Tubaba Susilo Aris Nugroho mengatakan, Muhammadiyah berkomitmen mendukung perluasan jaminan kesehatan melalui jaringan AUM di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.
“Sinergi ini memastikan seluruh elemen organisasi dan warga binaan mendapatkan hak proteksi kesehatan yang layak, tanpa terkendala masalah administratif maupun ekonomi,” ujar Susilo.
Rapat tersebut turut dihadiri Bendahara PDM Tubaba M. Nur Fitron Ikhsan, Ketua Lazismu Tubaba Bambang Wiyono, serta Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Eko Priyono. Dari BPJS Kesehatan, hadir Kepala Cabang Metro dr. Bellza Rizki Ananta, M.Kes., A.A.A.K., bersama jajaran manajemen.
Ketua Lazismu Tubaba Bambang Wiyono menjelaskan, lembaganya akan berperan melalui program Donasi Kepesertaan JKN. Program ini dirancang untuk membantu membiayai iuran peserta dari kelompok rentan, pekerja dakwah, serta masyarakat yang mengalami tunggakan agar kepesertaan JKN mereka dapat kembali aktif sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro dr. Bellza Rizki Ananta menyambut positif inisiatif tersebut. Ia berharap koordinasi ini menghasilkan langkah konkret, mulai dari edukasi mengenai jaminan sosial, pemetaan data kepesertaan, hingga penguatan akses layanan kesehatan yang inklusif.
Rapat koordinasi ditutup dengan penyusunan rencana aksi bersama yang akan ditindaklanjuti oleh PDM Tubaba, Lazismu, dan BPJS Kesehatan. Kolaborasi ini diharapkan memperluas akses jaminan kesehatan bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat yang membutuhkan.
REDAKSI











