Mirza Tinjau Jalan Way Rarem dan Program Bedah Rumah di Lampung Utara

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau jalan menuju Bendungan Way Rarem, program bedah rumah Rp20 juta per penerima, dan pendampingan keluarga PKH di Lampung Utara.

Mirza Tinjau Jalan Way Rarem dan Program Bedah Rumah di Lampung Utara
Foto: Istimewa

LAMPUNG UTARA — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau kondisi jalan menuju kawasan wisata Bendungan Way Rarem, pelaksanaan program bedah rumah, serta pendampingan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lampung Utara, Kamis (29/10/2026).

Kunjungan tersebut mencakup peninjauan ruas jalan Pekurun Aji–Keagungan, program bedah rumah di Desa Pekurun Bangi Seribujadi, serta kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di Kecamatan Abung Pekurun.

Dalam peninjauan infrastruktur, Mirza didampingi Bupati Lampung Utara dan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung. Ruas jalan Pekurun Aji–Keagungan menjadi perhatian karena berperan dalam mobilitas warga dan akses menuju kawasan wisata Bendungan Way Rarem.

Peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta pengembangan usaha dan pariwisata di wilayah tersebut.

Selain meninjau jalan, Mirza mengunjungi pelaksanaan program bedah rumah di Desa Pekurun Bangi Seribujadi, salah satunya rumah milik Abbas atau Basri, 36, yang tengah diperbaiki agar lebih layak huni.

Penanggung jawab kegiatan, Haryanto, mengatakan program tersebut menjangkau tiga desa dengan masing-masing 10 penerima manfaat. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta.

Dari jumlah tersebut, Rp17,5 juta dialokasikan untuk pembelian bahan bangunan, sedangkan Rp2,5 juta digunakan untuk membayar upah tenaga kerja.

Basri menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap rumah tersebut segera selesai sehingga dapat ditempati bersama istri, anak, dan orang tuanya.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur, saya sangat senang. Nantinya saya tinggal bersama istri, anak, dan orang tua. Insyaallah selesai kurang lebih dua minggu lagi,” kata Basri.

Dalam agenda berikutnya, Mirza berdialog dengan keluarga penerima manfaat PKH dalam kegiatan P2K2 di Kecamatan Abung Pekurun. Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk mendengarkan kondisi keluarga sekaligus mendorong pemanfaatan bantuan sosial bagi peningkatan kesejahteraan.

Mirza mengapresiasi upaya para ibu dalam mendukung pendidikan dan masa depan anak-anak mereka. Ia juga mendorong keluarga penerima manfaat untuk terus meningkatkan kemandirian ekonomi dan memanfaatkan program pemerintah sesuai ketentuan.

“Semangat untuk bangkit, semangat untuk berdaya, dan semangat untuk sejahtera. Saya berharap ibu-ibu semua menjadi perempuan yang kuat dan hebat, yang terus berusaha memberikan kehidupan lebih baik bagi keluarga dan anak-anaknya,” ujar Mirza.

Ia turut mengajak masyarakat mencari informasi mengenai bantuan pendidikan, termasuk Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), bagi pene