Wagub Jihan Dorong Purna Tugas Kawal Generasi Emas

Wagub Lampung Jihan Nurlela mendorong PWRI terus berkontribusi melalui pengalaman, gagasan, dan aksi sosial untuk mendukung pembangunan SDM serta generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Wagub Jihan Dorong Purna Tugas Kawal Generasi Emas
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, meninjau warga terdampak banjir di Bandarlampung | Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendorong para purna tugas yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Jihan saat menghadiri peringatan HUT ke-64 PWRI di GSG Karya Bhakti Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bandar Lampung, Senin (27/7/2026).

Jihan menilai pengalaman dan keteladanan para pensiunan aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri masih sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan daerah.

Menurutnya, usia pensiun bukan berarti berakhirnya pengabdian. Para purna tugas tetap dapat memberikan gagasan, masukan, serta pengalaman untuk membantu pemerintah menyiapkan generasi penerus.

"Melihat Bapak Ibu sekalian tetap aktif, berdaya, dan sehat mengobati kekhawatiran saya. Masa depan anak-anak Lampung hari ini perlu kita susun dan kawal bersama. Pengalaman serta teladan dari para purna tugas adalah kunci agar generasi penerus kita dapat tumbuh lebih baik dan siap menyongsong masa depan," ujar Jihan.

Ia juga mengapresiasi perjalanan PWRI yang telah memasuki usia 64 tahun. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut menunjukkan bahwa semangat pengabdian kepada bangsa tidak berhenti ketika seseorang memasuki masa pensiun.

Jihan bahkan membuka ruang bagi anggota PWRI untuk terlibat memberikan masukan dalam pembangunan daerah. Pengalaman panjang para senior dinilai dapat menjadi referensi penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan.

"Kami memberikan ruang sangat terbuka untuk para pensiunan PWRI untuk bisa memberikan masukan, insight, nasihat, dan pemikiran dari Bapak Ibu sekalian yang tentunya memiliki pengalaman yang lebih baik, lebih panjang dari kami hari ini, untuk bisa sama-sama membangun Lampung menuju Indonesia Emas," katanya.

Jihan juga menyoroti berbagai kegiatan PWRI yang dinilai mampu menjaga produktivitas dan kemandirian para lansia. Salah satunya Sekolah Tinggi Lansia yang memberikan pembelajaran terkait kesehatan fisik, kesehatan jiwa, keagamaan, hingga kewirausahaan.

Selain itu, PWRI menjalankan sejumlah kegiatan ekonomi kreatif, termasuk pembuatan kerajinan sangkar burung, program pertanian yang menggandeng pelaku usaha lokal, serta kegiatan olahraga bersama.

Menurut Jihan, aktivitas tersebut menunjukkan bahwa para purna tugas tetap dapat berkontribusi sekaligus menjaga kualitas hidup setelah tidak lagi aktif sebagai aparatur.

Peringatan HUT ke-64 PWRI juga diisi dengan berbagai kegiatan olahraga dan sosial. Di antaranya jalan sehat, catur, tenis meja, karaoke, paduan suara, permainan tradisional terompah lansia, serta kegiatan sosial ke panti asuhan.

Sementara itu, Ketua PWRI Provinsi Lampung Herman Hasanusi mengajak seluruh anggota organisasi terus mendukung pembangunan daerah dan kerja pemerintah.

"Sepanjang hayat dikandung badan, kita harus membantu pemerintah sekuat tenaga. Kalau tidak bisa pakai uang, gunakan tenaga, pikiran, serta saran dan pendapat kita untuk membangun daerah dan menyejahterakan rakyat," ujar Herman.

Peringatan HUT ke-64 PWRI ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Wagub Jihan yang kemudian diserahkan kepada Ketua PWRI Provinsi Lampung. Acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang berbagai perlombaan.

Pemprov Lampung berharap pengalaman dan produktivitas para purna tugas dapat terus menjadi kekuatan sosial dalam pembangunan daerah, terutama dalam menyiapkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki daya saing menuju Indonesia Emas 2045.