Reshuffle Pejabat Lampung, 20 ASN Dilantik untuk Genjot Kinerja

Pemprov Lampung melakukan perombakan pejabat strategis dengan melantik 20 ASN, sebagai langkah percepatan kinerja birokrasi dan akselerasi pembangunan daerah.

Reshuffle Pejabat Lampung, 20 ASN Dilantik untuk Genjot Kinerja
Foto: Istimewa

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Provinsi Lampung melakukan perombakan struktur birokrasi dengan melantik 20 aparatur sipil negara (ASN) dalam rangka mempercepat kinerja pemerintahan dan pembangunan daerah.

Pelantikan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, di Kantor Gubernur Lampung, Selasa (31/3/2026).

Sebanyak lima pejabat pimpinan tinggi pratama, tiga pejabat administrator, dan 12 pejabat fungsional resmi dilantik berdasarkan keputusan gubernur terkait pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian ASN.

Marindo menegaskan, mutasi dan rotasi jabatan bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan bagian dari strategi memperkuat kelembagaan dan menjawab tantangan pembangunan.

“Ini langkah strategis untuk akselerasi kinerja. Pejabat yang dilantik harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa seluruh proses telah melalui evaluasi ketat berbasis kompetensi dan rekam jejak, guna memastikan posisi strategis diisi oleh figur yang tepat.

Dalam arahannya, pejabat pimpinan tinggi diminta berpikir visioner dan inovatif, sementara pejabat administrator dituntut memastikan program berjalan efektif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Adapun pejabat fungsional diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui profesionalisme dan inovasi di bidang masing-masing.

Langkah reshuffle ini juga menjadi bagian dari upaya Pemprov Lampung dalam mewujudkan visi pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Sejumlah posisi strategis yang diisi dalam pelantikan tersebut antara lain Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, hingga Staf Ahli Gubernur di bidang pemerintahan, hukum, dan politik.

Pemprov berharap, dengan formasi baru ini, kinerja birokrasi semakin solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.