24 Kampus Ikuti Taekwondo Campus League di Lampung, UNJ Juara Umum
Sebanyak 24 perguruan tinggi dari enam provinsi mengikuti Taekwondo Campus League 2026 di Lampung. UNJ keluar sebagai juara umum pertama, disusul Universitas Pancasila dan Undip.
BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 24 perguruan tinggi dari enam provinsi mengikuti kejuaraan Taekwondo Campus League 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, pada 6-8 November 2026.
Dalam kejuaraan tersebut, atlet yang berhasil mencapai babak semifinal memperoleh fasilitas tiket gratis untuk mengikuti Uni Games Campus League di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang.
Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Lampung, Ali Hanafiah, mengatakan Campus League menjadi wadah bagi atlet mahasiswa untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Menurut dia, keikutsertaan perguruan tinggi dari berbagai daerah memberikan kesempatan kepada atlet untuk menghadapi lawan dengan latar belakang pembinaan yang berbeda.
"Kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi atlet mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kami ingin kompetisi seperti ini memberikan ruang bagi atlet untuk berkembang dan meningkatkan prestasi," kata Ali dalam keterangan pers, Jumat (6/11/2026).
Sebanyak 24 perguruan tinggi peserta berasal dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, Banten, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Jambi.
Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga berpeluang melanjutkan kompetisi ke Uni Games Campus League di UPH Tangerang. Kesempatan tersebut diberikan kepada atlet yang berhasil menembus babak semifinal.
Ali berharap fasilitas tersebut dapat menjadi motivasi tambahan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan.
"Kesempatan menuju Uni Games ini tentu menjadi tambahan motivasi bagi atlet. Mereka tidak hanya bertanding untuk meraih juara di Lampung, tetapi juga memiliki peluang melanjutkan kompetisi ke tingkat berikutnya," ujarnya.
Pada hasil akhir kejuaraan, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) keluar sebagai juara umum pertama. Universitas Pancasila menempati posisi kedua, sedangkan Universitas Diponegoro berada di peringkat ketiga.
Selain Campus League, Pengprov TI Lampung juga menggelar Student Open Lampung yang diikuti 767 peserta dari kategori pelajar.
Kedua kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan taekwondo di lingkungan pendidikan. Campus League menyasar atlet mahasiswa, sementara Student Open memberikan kesempatan bertanding bagi atlet pelajar.
Ali mengatakan kompetisi berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi peserta dari berbagai daerah.
Dia berharap semakin banyak mahasiswa dan pelajar yang terlibat dalam olahraga taekwondo sehingga peluang melahirkan atlet berprestasi semakin terbuka.
"Harapannya, semakin banyak mahasiswa dan pelajar yang terlibat dalam taekwondo. Dengan kompetisi yang berkelanjutan, pembinaan atlet bisa berjalan lebih baik dan semakin banyak atlet yang memiliki kesempatan meraih prestasi," kata Ali.
REDAKSI











