102 Ribu Warga Bandar Lampung Dapat Bantuan

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 102.624 keluarga penerima manfaat di 27 titik wilayah Kota Bandar Lampung.

102 Ribu Warga Bandar Lampung Dapat Bantuan
Foto: Nurbaiti/monologis.id

BANDAR LAMPUNG — Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat secara bertahap di 27 titik wilayah Kota Bandar Lampung, Selasa (19/5/2026).

Sebanyak 102.624 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng untuk periode Februari-Maret 2026.

Bantuan tersebut berasal dari program bantuan pangan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan disalurkan melalui Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Eva Dwiana mengatakan bantuan itu merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Insyaallah kebagian semua,” ujar Eva Dwiana saat menyerahkan bantuan kepada warga.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan bantuan pangan guna membantu meringankan beban ekonomi warga.

“Pemkot terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu kebutuhan sehari-hari warga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, Ichwan Adji Wibowo, menjelaskan total penerima bantuan pangan periode Februari-Maret 2026 mencapai 102.624 KPM yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung.

Ia menyebut setiap penerima manfaat memperoleh bantuan sebanyak 20 kilogram beras dan minyak goreng untuk dua bulan penyaluran sekaligus.

“Setiap KPM menerima 20 kilogram beras dan minyak goreng. Karena ini penyaluran untuk dua bulan sekaligus, maka bantuan yang diterima masyarakat langsung dirapel,” jelas Ichwan.

Ia menerangkan, pada dasarnya bantuan pangan diberikan sebanyak 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng setiap bulan kepada masing-masing penerima manfaat. Namun, karena distribusi dilakukan sekaligus untuk Februari dan Maret, jumlah bantuan yang diterima masyarakat menjadi lebih besar dalam satu tahap penyaluran.

Ichwan menambahkan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pihak kecamatan, kelurahan, hingga RT setempat agar distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.

“Kita juga memastikan seluruh bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang telah terdata sebelumnya,” tambahnya.