Jihan Dorong Rumah Sakit di Lampung Perkuat Mutu Pelayanan dan Kolaborasi
Wagub Lampung Jihan Nurlela mendorong PERSI memperkuat kolaborasi, tata kelola rumah sakit, keselamatan pasien, dan mutu pelayanan kesehatan.
BANDAR LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendorong Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Lampung memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan tata kelola rumah sakit.
Hal tersebut disampaikan Jihan saat menghadiri pelantikan pengurus PERSI dan Majelis Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Mapersi) Wilayah Lampung periode 2026–2030 di Ballroom Hotel Santika, Bandar Lampung, Jumat (30/10/2026).
Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan periode 2026–2030 dapat menjalankan amanah dengan tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian demi kemajuan layanan rumah sakit di Lampung.
Menurut Jihan, pembangunan sektor kesehatan membutuhkan sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, pengelola rumah sakit, dan seluruh pemangku kepentingan. Upaya tersebut tidak dapat berjalan optimal jika dilakukan secara sendiri-sendiri.
“Tidak ada yang bisa berjalan sukses jika dilakukan secara parsial. Semuanya harus bergerak bersama dan berada pada satu garis tujuan untuk mewujudkan perubahan yang kita cita-citakan,” ujarnya.
Ia mencontohkan penanganan tuberkulosis (TBC) yang menjadi salah satu perhatian Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya, keberhasilan penanganan penyakit tersebut tidak cukup hanya mengandalkan tenaga medis dalam memberikan pengobatan, tetapi juga memerlukan dukungan lintas sektor.
Jihan menyebut capaian pengobatan dan penyembuhan pasien TBC telah menunjukkan hasil yang baik. Namun, upaya pencegahan dan penemuan kasus masih perlu diperkuat.
“Masalah kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab insan kesehatan. Ini merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari Dinas Kesehatan, Bappeda, sektor permukiman, hingga perangkat dan pemangku kepentingan lainnya,” jelasnya.
Karena itu, Jihan berharap PERSI dapat menjadi mitra strategis Pemprov Lampung dalam mendukung program prioritas pembangunan kesehatan, termasuk penanganan TBC dan peningkatan standar pelayanan minimal bidang kesehatan.
Selain memperkuat kolaborasi, ia menekankan pentingnya peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Pengelola rumah sakit juga diminta menjalankan tata kelola secara profesional, transparan, dan berintegritas.
Jihan turut menyoroti pentingnya etika dalam pelayanan sebagai salah satu faktor yang membangun kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit. Ia meminta Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit bersama jajaran pengelola untuk terus melakukan pembinaan terhadap tenaga kesehatan dan seluruh pegawai.
“Ketika masyarakat datang ke rumah sakit, mereka sedang berada dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Karena itu, etika dalam memberikan pelayanan sangat penting. Pelayanan yang baik, manusiawi, dan beretika akan memberikan rasa nyaman serta membangun kepercayaan pasien,” katanya.
Lebih lanjut, Jihan mendorong PERSI menjadi wadah pemersatu seluruh rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, di Provinsi Lampung. Ia mengingatkan agar seluruh rumah sakit mengedepankan kolaborasi dan menghindari persaingan yang tidak sehat.
Menurutnya, rumah sakit pemerintah dan swasta merupakan bagian dari ekosistem kesehatan yang sama. Karena itu, keduanya perlu saling mendukung untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Lampung.
REDAKSI











