Jihan Minta Pembinaan Kemensos untuk Lembaga Sosial di Lampung

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela berkoordinasi dengan Kemensos untuk mengoptimalkan program bantuan sosial, memperkuat peran LKS, dan mendorong penanganan masalah sosial yang berkelanjutan.

Jihan Minta Pembinaan Kemensos untuk Lembaga Sosial di Lampung
Foto: Istimewa

JAKARTA — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk membahas optimalisasi pemanfaatan bantuan sosial dan penguatan program kesejahteraan masyarakat di daerah.

Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).

Jihan mengatakan, koordinasi itu dilakukan untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang dapat dikerjakan bersama guna mengoptimalkan penyaluran manfaat program sosial, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ia menyadari kondisi fiskal saat ini menghadapi berbagai tantangan. Namun, keterbatasan anggaran dinilai tidak seharusnya menghentikan upaya kolaboratif dalam menjangkau masyarakat rentan.

“Yang bisa kita kerjakan bersama-sama, saya yakin ini akan menjadi langkah yang besar untuk bisa menjangkau banyak orang dan banyak masalah, serta sama-sama mengurangi lebih banyak persoalan,” ujar Jihan.

Dalam pertemuan itu, Jihan juga meminta arahan Kemensos untuk mengoptimalkan peran Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di Lampung. Ia berharap lembaga tersebut tidak hanya menjalankan kegiatan yang bersifat insidental, tetapi turut mengembangkan program yang memberikan dampak jangka panjang.

Menurutnya, penguatan peran LKS diperlukan agar berbagai upaya penanganan masalah sosial dapat berlangsung secara terencana dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Bagaimana kelak forum LKS ini bisa mengoptimalkan LKS-LKS di daerah lebih dari kegiatan insidental, lebih dari kegiatan yang sifatnya menyelesaikan satu masalah, tetapi menjadi program yang betul-betul ada manfaat yang berkelanjutan,” katanya.

Jihan menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung juga berupaya memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, untuk mendukung program penanganan masalah sosial.

Ia berharap Kemensos terus memberikan pembinaan dan pendampingan kepada pemerintah daerah serta LKS agar pelaksanaan program kesejahteraan sosial di Lampung berjalan lebih optimal.

“Saya berharap juga dari Kemensos yang senantiasa dapat menaungi kami untuk bisa mengarahkan, untuk bisa mendapat pembinaan yang lebih lanjut,” ujarnya.

Melalui koordinasi tersebut, Pemprov Lampung mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan agar program sosial dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan memberikan dampak yang berkelanjutan.