Pemkot Bandar Lampung Siapkan Pasar Murah di 20 Kecamatan Jelang Nataru

Pemkot Bandar Lampung menyiapkan pasar murah di 20 kecamatan pada awal Desember 2026, termasuk subsidi beras Rp5.000 per kilogram untuk membantu warga menjelang Nataru.

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Pasar Murah di 20 Kecamatan Jelang Nataru
Kepala Dinas Perdagangan Erwin, SH.,MH | Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyiapkan program pasar murah di 20 kecamatan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Melalui Dinas Perdagangan, program tersebut direncanakan berlangsung pada awal Desember 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi, sekaligus membantu daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga menjelang akhir tahun.

Kepala Dinas Perdagangan Erwin menjelaskan, pasar murah digelar agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Pasar murah ini dalam rangka menekan kenaikan harga-harga menjelang hari besar nasional, sekaligus membantu masyarakat meningkatkan daya beli,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).

Sejumlah komoditas yang disiapkan meliputi beras, gula pasir, telur, minyak goreng, dan tepung terigu. Pemkot Bandar Lampung juga akan menggandeng sejumlah perusahaan ritel untuk mendukung penyediaan bahan pokok.

Gandeng BI untuk Pasokan Cabai dan Bawang

Selain bahan pokok utama, Pemkot Bandar Lampung berencana bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) untuk menyediakan cabai dan bawang melalui petani binaan.

Kerja sama tersebut ditujukan untuk menjaga ketersediaan komoditas hortikultura, terutama di tengah kondisi kemarau panjang yang berpotensi memengaruhi hasil panen.

Dinas Perdagangan berharap pasokan cabai dan bawang tetap mencukupi sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi dan gejolak harga dapat ditekan.

“Kita bekerja sama dengan BI melalui petani-petani binaan. Mudah-mudahan ketersediaannya cukup, karena kondisi sekarang kemarau panjang dan banyak yang mengalami gagal panen,” katanya.

Satu Titik di Setiap Kecamatan

Pasar murah direncanakan menjangkau seluruh kecamatan di Kota Bandar Lampung dengan total 20 titik kegiatan. Setiap kecamatan direncanakan mendapat satu titik pelaksanaan.

Meski demikian, frekuensi kegiatan masih akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan kebutuhan masyarakat. Dinas Perdagangan membuka kemungkinan pasar murah digelar lebih dari satu kali apabila dukungan anggaran memungkinkan.

Beras Disubsidi Rp5.000 per Kilogram

Salah satu bentuk dukungan dalam program ini adalah pemberian subsidi harga agar masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan biaya lebih ringan.

Beras, misalnya, direncanakan mendapat subsidi sebesar Rp5.000 per kilogram. Dengan skema tersebut, harga yang dibayarkan masyarakat menjadi lebih rendah dibandingkan harga sebelum subsidi.

Subsidi juga direncanakan diberikan untuk komoditas lainnya sesuai ketentuan dan skema program yang ditetapkan.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Bandar Lampung berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru tanpa terbebani kenaikan harga yang berlebihan.

Selain membantu daya beli, pasar murah diharapkan mendukung pengendalian inflasi daerah dan menjaga stabilitas pasokan bahan pokok selama periode hari besar keagamaan dan pergantian tahun.