Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua PWI Tulangbawang
PWI Tulangbawang menggelar Konferensi Kabupaten IX untuk memilih ketua baru periode mendatang. Forum tertinggi organisasi ini juga menjadi momentum memperkuat profesionalisme, kompetensi, dan integritas wartawan.
TULANGBAWANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tulangbawang menggelar Konferensi Kabupaten (Konferkab) IX di Kantor PWI Tulangbawang, Senin (15/6/2026).
Konferensi tiga tahunan tersebut mengusung tema "Menjaga Profesionalitas dan Integritas Pers dalam Menyukseskan Pembangunan Daerah, Mempromosikan Wisata dan Melestarikan Adat Budaya Tulangbawang."
Ketua Panitia Pelaksana, Darsani, mengatakan terdapat dua bakal calon yang akan bersaing dalam pemilihan Ketua PWI Tulangbawang periode mendatang.
“Terdapat dua bakal calon yang mengambil dan menyerahkan berkas pendaftaran saat penjaringan dibuka hingga resmi ditutup,” kata Darsani.
Ia menegaskan panitia berupaya menjaga netralitas dan profesionalisme selama pelaksanaan konferensi.
“Kami telah mempersiapkan kegiatan ini sebaik mungkin. Apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya, kami mohon maaf dan berharap seluruh peserta dapat memakluminya,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Tulangbawang, Lukmansyah, berharap Konferkab IX mampu memperkuat soliditas organisasi dan menghasilkan kepengurusan yang semakin baik.
Menurutnya, semangat persatuan harus tetap menjadi landasan utama dalam menjalankan roda organisasi, terlepas dari siapa yang nantinya terpilih sebagai ketua.
“PWI diawali dengan kata persatuan. Siapapun yang terpilih nanti, mari hilangkan perbedaan dan bersama-sama membangun organisasi. Kita semua adalah keluarga besar PWI,” tegasnya.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, mengatakan Konferkab IX menjadi momentum penting bagi PWI Tulangbawang yang telah berdiri selama sekitar 24 tahun.
Ia menegaskan PWI harus menjadi teladan bagi organisasi pers lainnya dengan tetap berpegang pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik, serta Kode Perilaku Wartawan.
“Konferensi ini merupakan forum tertinggi organisasi. Selain memilih ketua, forum ini juga merumuskan program kerja yang akan menjadi pedoman kepengurusan ke depan,” ujar Wirahadikusumah.
Menurutnya, peningkatan kompetensi wartawan menjadi salah satu fokus utama PWI, termasuk melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan berbagai program pelatihan jurnalistik.
“Alhamdulillah, informasi yang kami terima, tahun depan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang berencana mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan UKW. Kami berharap program ini dapat terealisasi sehingga wartawan semakin kompeten dalam menjalankan tugas jurnalistik,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Tulangbawang yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Anthoni, mengapresiasi terselenggaranya Konferkab IX PWI Tulangbawang.
Menurutnya, agenda tersebut tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum menyusun program kerja organisasi yang mampu menjawab tantangan dunia pers ke depan.
Dalam sambutannya, Anthoni menekankan pentingnya peran media di era digital dan derasnya arus informasi saat ini.
“Pers memiliki peran strategis dalam menyajikan informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipercaya. Sinergi yang baik antara pemerintah dan media akan mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan PWI Tulangbawang yang baru mampu terus meningkatkan kompetensi wartawan, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat dan memperkuat nilai-nilai demokrasi.
REDAKSI










