Begawi Cinta Lampung Nikahkan 31 Pasangan

Sebanyak 31 pasangan calon pengantin mengikuti Nikah Massal Begawi Cinta Lampung 2026 di Masjid Raya Al-Bakrie. Program kolaborasi Pemprov Lampung dan Kemenag ini bertujuan mempermudah masyarakat memperoleh pernikahan yang sah sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.

Begawi Cinta Lampung Nikahkan 31 Pasangan
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 31 pasangan calon pengantin mengikuti Nikah Massal Begawi Cinta Lampung 2026 bertema "Bersama Menghadirkan Pernikahan Sah dan Bermartabat" di Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie, Bandar Lampung, Sabtu (25/7/2026).

Program hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung, Masjid Raya Al-Bakrie, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Yayasan Bakrie Amanah, dan sejumlah mitra itu bertujuan mempermudah masyarakat memperoleh layanan pernikahan yang sah sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.

Pada prosesi akad nikah sesi pertama, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bertindak sebagai saksi pernikahan pasangan Muhammad Andika dan Leli Yuniar. Selanjutnya, Gubernur bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza turut menyaksikan akad nikah 30 pasangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mengatakan pemerintah berkewajiban menghadirkan pelayanan yang memudahkan masyarakat, termasuk dalam proses pernikahan yang sah secara hukum dan agama.

"Pemerintah memiliki tugas menghadirkan pelayanan yang memudahkan masyarakat, salah satunya mempermudah proses pernikahan. Dengan pernikahan yang sah, akan banyak manfaat yang dirasakan masyarakat," ujar Mirza.

Ia menegaskan, keharmonisan rumah tangga tidak semata ditentukan oleh kondisi ekonomi, tetapi juga dibangun melalui nilai-nilai agama, komunikasi, dan saling memahami antarpasangan.

"Bukan kemewahan rumah, banyaknya harta, atau kendaraan yang membuat rumah tangga bahagia. Yang lebih penting adalah agama yang hidup di dalam keluarga," katanya.

Mirza juga mengingatkan setiap keluarga pasti menghadapi tantangan. Menurutnya, komunikasi menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga.

"Rumah tangga yang baik bukanlah rumah tangga yang tidak pernah menghadapi masalah. Yang membedakan adalah bagaimana suami dan istri memilih menyelesaikannya. Biasakan berdialog dalam setiap persoalan," ujarnya.

Ia berharap seluruh pasangan yang mengikuti nikah massal mampu membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, serta melahirkan generasi yang berkualitas.

Ketua Badan Pengurus Masjid Raya Al-Bakrie Lampung, KH Basyaruddin Maisir, mengatakan Begawi Cinta Lampung akan berlanjut melalui berbagai program pembinaan keluarga, seperti sidang isbat nikah, kelas pranikah, pembinaan keluarga sakinah, dan layanan konseling keluarga.

"Kami berharap program ini tidak hanya menghadirkan pernikahan yang sah, tetapi juga melahirkan keluarga-keluarga yang tangguh, harmonis, dan menjadi pilar pembangunan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam menghadirkan layanan nikah massal gratis bagi masyarakat.

Ia berpesan kepada seluruh pasangan agar saling menerima dan melengkapi kekurangan masing-masing dalam membangun rumah tangga.

"Tidak ada manusia yang sempurna selain Nabi Muhammad SAW. Karena itu, suami dan istri harus saling menerima dan saling melengkapi dalam membangun keluarga," ujarnya.