Lomba Desa Helau, Egi Janjikan Hadiah Pembangunan Infrastruktur.
Pemkab Lampung Selatan siapkan lomba “Desa Helau” dengan hadiah pembangunan infrastruktur. Program ini jadi strategi baru mendorong desa lebih inovatif dan kompetitif.
LAMPUNG SELATAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyiapkan strategi baru dalam mempercepat pembangunan desa dengan menggelar lomba “Desa Helau” yang menawarkan hadiah pembangunan infrastruktur bagi pemenang.
Program ini diumumkan langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Kecamatan Ketapang di Desa Sri Pendowo, Rabu (11/2/2026).
Berbeda dari program pembangunan konvensional, lomba ini dirancang sebagai pemicu kompetisi antar desa agar berlomba-lomba menghadirkan lingkungan yang indah, hijau, inovatif, dan berdaya saing.
“Saya ingin semua desa berlomba jadi ‘desa helau’. Nanti kita lombakan, dan hadiahnya infrastruktur. Buat desa jadi cantik, lestari, dan SDM-nya unggul,” ujar Egi.
Menurutnya, pendekatan kompetisi dengan insentif nyata dinilai lebih efektif mendorong perubahan cepat di tingkat desa, sekaligus melibatkan partisipasi langsung masyarakat.
Egi menegaskan, program ini bukan sekadar lomba seremonial, tetapi gerakan kolektif untuk menciptakan inovasi desa yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Kita berlomba dalam kebaikan. Desa harus menghadirkan karya nyata yang bisa dirasakan masyarakat,” katanya.
Selain mendorong inovasi desa, Egi juga memberi peringatan tegas kepada para kepala desa agar menjalankan tugas secara profesional dan tidak mempersulit pelayanan kepada masyarakat.
Ia bahkan menegaskan tidak akan memberikan perlindungan bagi aparat desa yang melanggar aturan, termasuk jika berasal dari lingkaran pendukungnya sendiri.
“Saya tidak main-main. Mau itu tim saya sekalipun, kalau melanggar hukum, saya angkat tangan,” tegasnya.
Dalam forum Musrenbang tersebut, Egi juga membuka ruang kritik dari masyarakat, namun menekankan bahwa setiap laporan harus disertai identitas dan bukti yang jelas agar dapat diproses secara hukum.
Pemkab Lampung Selatan berharap, melalui skema lomba berbasis insentif ini, desa-desa dapat bergerak lebih cepat dalam berbenah dan menciptakan lingkungan yang maju, hijau, serta memiliki daya saing tinggi.










