DPRD Lampung Kawal Arus Balik, Klaim Nyaris Tanpa Hambatan
DPRD Lampung menyoroti kelancaran arus balik Lebaran 2026 di Bakauheni. Pengawasan ketat dan sinergi lintas instansi disebut jadi kunci minim kendala.
LAMPUNG SELATAN — DPRD Provinsi Lampung menegaskan perannya dalam mengawal kelancaran arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, yang menjadi titik krusial pergerakan pemudik dari Sumatera ke Pulau Jawa.
Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar turut mendampingi peninjauan bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Sabtu (28/3/2026), guna memastikan sistem pengamanan dan pelayanan berjalan optimal.
Dalam pemantauan tersebut, DPRD menyoroti efektivitas koordinasi lintas sektor yang dinilai mampu menjaga arus kendaraan tetap terkendali meski terjadi lonjakan volume pemudik.
“Sejauh ini tidak ada kendala berarti. Ini menunjukkan kesiapan dan koordinasi yang matang dari seluruh pihak,” ujar Giri.
Pengawasan dilakukan di sejumlah titik vital, mulai dari terminal keberangkatan, area kendaraan roda dua, hingga sistem pengaturan lalu lintas di dalam kawasan pelabuhan.
DPRD juga mengapresiasi kerja petugas di lapangan, termasuk TNI, Polri, kementerian terkait, serta operator transportasi yang dinilai berhasil menjaga kelancaran arus balik.
Selain itu, perhatian terhadap pemudik turut menjadi fokus, ditandai dengan peninjauan fasilitas pelayanan hingga interaksi langsung dengan masyarakat di lokasi.
Menurut DPRD, keberhasilan pengelolaan arus balik ini tidak lepas dari perencanaan yang matang serta penguatan sinergi antarinstansi.
Pelabuhan Bakauheni yang merupakan gerbang utama Sumatera kembali menjadi indikator penting dalam kelancaran arus balik nasional. DPRD memastikan akan terus mengawal program dan kebijakan terkait transportasi publik agar tetap berpihak pada keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
REDAKSI










