HUT Golkar ke-62, Yuniar: Momentum Memperkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kemandirian Ekonomi

Ketua IIPG Lampung Tengah, drg. Yuniar Musa Ahmad, mendorong pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM melalui semangat Mari Menghebat Bersama.

HUT Golkar ke-62, Yuniar: Momentum Memperkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kemandirian Ekonomi
Ketua IIPG Lampung Tengah, drg. Yuniar Musa Ahmad | Foto: Istimewa

LAMPUNG TENGAH — Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Lampung Tengah, drg. Yuniar Musa Ahmad, berharap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar menjadi momentum memperkuat pemberdayaan perempuan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Menurut Yuniar, perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Namun, potensi tersebut perlu didukung melalui kesempatan, pendampingan, dan program berkelanjutan.

“Di usia ke-62 ini, saya berharap Partai Golkar semakin solid dan terus memberikan ruang bagi perempuan untuk berkembang. Kami di IIPG memiliki semangat ‘Mari Menghebat Bersama’, bagaimana perempuan bisa berdaya, mandiri, memiliki keterampilan, serta mampu mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Yuniar.

Pernyataan tersebut disampaikan Yuniar dalam perayaan HUT ke-62 Partai Golkar di Kantor DPD II Partai Golkar Lampung Tengah, Gunung Sugih, Selasa (20/10/2026).

Ia berharap dukungan Partai Golkar dapat memperkuat program IIPG, terutama dalam pemberdayaan perempuan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Lampung Tengah.

Menurutnya, program pemberdayaan perlu diarahkan pada hasil nyata, mulai dari peningkatan keterampilan, pengembangan usaha, hingga terbukanya peluang bagi perempuan untuk mencapai kemandirian ekonomi.

“Saya ingin potensi perempuan ini benar-benar mendapatkan ruang untuk tumbuh. Kalau ada perempuan yang memiliki keterampilan, punya usaha, atau ingin belajar mengembangkan diri, kita harus mendorong mereka agar bisa naik kelas. Harapannya, Golkar bisa menjadi bagian dari kekuatan yang mendukung proses tersebut,” katanya.

Yuniar menegaskan, pemberdayaan perempuan membutuhkan sinergi dan kepedulian berbagai pihak. Dengan dukungan yang tepat, semakin banyak perempuan diharapkan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.

Ia juga menekankan bahwa semangat “Mari Menghebat Bersama” harus diwujudkan melalui kegiatan yang berkelanjutan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Bagi saya, ‘Mari Menghebat Bersama’ bukan sekadar slogan, tetapi semangat untuk bergerak bersama dan saling menguatkan. Saya berharap IIPG dapat terus berkembang, menjangkau lebih banyak perempuan, serta menghadirkan program yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Yuniar berharap bertambahnya usia Partai Golkar turut memperkuat dukungan terhadap kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, kehadiran partai tidak hanya dirasakan dalam dinamika politik, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.