Ikan Patin Lampung Berpeluang Masuk Menu Haji 2027

DPRD Lampung menyambut peluang pemanfaatan ikan patin Indonesia sebagai menu jemaah haji dan umrah pada 2027 yang dinilai dapat memperluas pasar pembudidaya lokal.

Ikan Patin Lampung Berpeluang Masuk Menu Haji 2027
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG — Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Aribun Sayunis, menyambut peluang pemanfaatan ikan patin Indonesia sebagai menu bagi jemaah haji dan umrah pada 2027. Rencana tersebut dinilai berpotensi memperluas pasar perikanan dalam negeri, termasuk bagi pembudidaya di Lampung.

Aribun menyampaikan hal itu setelah mengikuti pertemuan dengan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Jumat (16/10/2026).

“Alhamdulillah, mudah-mudahan pada 2027 ikan patin Indonesia dapat menjadi menu utama bagi jemaah haji dan umrah. Ini merupakan peluang untuk meningkatkan penyerapan hasil perikanan dalam negeri sekaligus mendorong kesejahteraan para pembudidaya,” ujarnya.

Menurut Aribun, peluang tersebut perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah dan pihak terkait. Sejumlah aspek yang perlu dipersiapkan meliputi ketersediaan pasokan, standar mutu, keamanan pangan, serta kelancaran distribusi.

Ia berharap pemanfaatan ikan patin untuk konsumsi jemaah dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk perikanan nasional. Langkah tersebut juga diharapkan meningkatkan nilai tambah hasil budidaya dan memberi manfaat ekonomi bagi pembudidaya serta pelaku usaha perikanan di daerah.

Meski demikian, realisasi rencana tersebut masih memerlukan tindak lanjut dan kepastian mengenai mekanisme pengadaan serta pemenuhan kebutuhan konsumsi jemaah pada 2027