BPBD Bandar Lampung Latih Personel Pertolongan Pertama

BPBD Kota Bandar Lampung bersama PMI menggelar pelatihan pertolongan pertama dan Bantuan Hidup Dasar bagi personel TRC untuk meningkatkan keterampilan menghadapi kecelakaan dan kondisi darurat medis.

BPBD Bandar Lampung Latih Personel Pertolongan Pertama
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung membekali personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan pelatihan pertolongan pertama dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.

Pelatihan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandar Lampung itu berlangsung di Markas Komando (Mako) BPBD Kota Bandar Lampung, Senin (12/10/2026).

Kegiatan dibuka Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung, Edy Susanto, yang mewakili Kepala Pelaksana BPBD Idham Basyar.

Dalam pelatihan tersebut, PMI Kota Bandar Lampung menghadirkan dua pemateri, Firdaus dan Zainal, yang memberikan pembekalan teori serta praktik pertolongan pertama kepada personel TRC.

Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar pertolongan pertama, anatomi dan fungsi tubuh manusia, penilaian kondisi korban, serta penanganan cedera jaringan lunak dan sistem otot rangka.

Personel juga mendapat pelatihan Bantuan Hidup Dasar, termasuk resusitasi jantung paru (RJP), penanganan perdarahan dan syok, pemeriksaan frekuensi pernapasan, serta dukungan sirkulasi pada kondisi kegawatdaruratan medis.

Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam memberikan pertolongan awal kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan, cedera, maupun kondisi medis darurat sebelum mendapatkan penanganan lanjutan.

BPBD Kota Bandar Lampung juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan arahan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana agar personel selalu siap memberikan bantuan saat dibutuhkan.

Melalui pelatihan tersebut, BPBD berharap personel TRC semakin sigap dan terampil dalam menghadapi situasi darurat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan penanggulangan bencana dan kedaruratan di Kota Bandar Lampung.