DPRD Cermati Arah Anggaran Lampung 2027
DPRD Lampung mulai membahas Raperda APBD 2027 setelah penyampaian oleh Wagub Jihan Nurlela. Alokasi belanja dan kemampuan fiskal menjadi perhatian.
BANDARLAMPUNG — DPRD Provinsi Lampung mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2027 setelah Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan rancangan tersebut dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I, Selasa (20/10/2026).
Pembahasan ini menjadi tahapan penting bagi DPRD untuk mencermati arah kebijakan anggaran pemerintah daerah, mulai dari proyeksi pendapatan hingga alokasi belanja dan pembiayaan pada 2027.
Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung itu, Jihan mengatakan penyusunan rancangan APBD mengacu pada kebijakan pembangunan nasional dan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia menjelaskan, postur APBD 2027 akan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, termasuk kebijakan dan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
“Penyesuaian dilakukan melalui pengalokasian belanja secara terukur dengan mengutamakan pemenuhan belanja prioritas, pencapaian target pembangunan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Jihan.
Bagi DPRD, pembahasan rancangan anggaran tersebut menjadi ruang untuk mencermati kesesuaian antara kemampuan fiskal daerah dan kebutuhan pembangunan masyarakat. Alokasi belanja juga perlu diarahkan agar program prioritas dan pelayanan publik mendapat dukungan anggaran yang memadai.
Jihan berharap DPRD Provinsi Lampung dapat membahas Raperda APBD 2027 secara cermat dan konstruktif sehingga penetapannya dapat dilakukan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemprov Lampung menyatakan siap memperkuat sinergi dengan DPRD untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang efisien, efektif, transparan, dan bertanggung jawab.
Namun, keterangan yang disampaikan dalam rapat tersebut belum memuat rincian nominal pendapatan, belanja, maupun pembiayaan dalam rancangan APBD 2027. Besaran anggaran dan pembagian alokasinya akan menjadi aspek penting untuk dicermati dalam proses pembahasan selanjutnya.
REDAKSI











