Pemprov Lampung Gandeng Media Lawan Hoaks

Pemprov Lampung menegaskan peran strategis media siber dalam melawan hoaks dan menjaga kualitas informasi digital. Kolaborasi diperkuat untuk dorong transparansi dan citra daerah di tingkat nasional.

Pemprov Lampung Gandeng Media Lawan Hoaks
Foto: Istimewa

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan media siber dalam menghadapi derasnya arus informasi digital, termasuk ancaman hoaks dan konten manipulatif.

Penegasan ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menghadiri pelantikan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung periode 2025–2030 di Bandarlampung, Jumat (10/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Marindo yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa media siber memiliki peran krusial sebagai penjaga kualitas informasi di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin masif.

“Media siber harus menjadi jangkar kebenaran di tengah derasnya arus informasi yang cepat dan terbuka,” tegasnya.

Menurutnya, kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan dan algoritma digital telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat. Namun di sisi lain, fenomena tersebut juga memicu meningkatnya penyebaran hoaks yang berpotensi merusak kepercayaan publik.

Karena itu, Pemprov Lampung mendorong insan media untuk mengedepankan integritas, memperkuat verifikasi informasi, serta menjaga kredibilitas dalam setiap pemberitaan.

“Kepercayaan publik adalah aset utama. Media harus tetap menjunjung tinggi etika dan akurasi,” ujarnya.

Selain sebagai penjaga informasi, Pemprov juga melihat media siber sebagai mitra strategis dalam mempromosikan potensi daerah, mulai dari sektor pertanian, pariwisata, hingga UMKM, agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Pemerintah daerah, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan media untuk mendukung transparansi pembangunan dan penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santosa, menyoroti pentingnya penguatan media daerah di tengah dominasi platform digital global.

Ia menekankan bahwa media siber daerah harus mampu menjaga kohesi sosial dengan menghadirkan informasi yang berkualitas dan konstruktif.

Pelantikan tersebut juga menetapkan Ahmad Novriwan kembali memimpin JMSI Provinsi Lampung untuk periode kedua.

Dengan sinergi yang diperkuat antara pemerintah dan media, Pemprov Lampung menargetkan terciptanya ekosistem informasi yang sehat, kredibel, dan mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.