Jenazah Tak Utuh di Pantai Walur Dibawa ke RS Bhayangkara untuk Autopsi
Jenazah tak utuh yang ditemukan di Pantai Walur, Pesisir Barat, dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk autopsi guna memastikan identitas dan penyebab kematian.
PESISIR BARAT — Polres Pesisir Barat memberangkatkan satu jenazah yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh di Pantai Walur, Kecamatan Krui Selatan, ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Lampung, Bandarlampung, untuk menjalani proses autopsi, Senin (2/2/2026).
Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat, Iptu RA Miya Ratih, mewakili Kapolres AKBP Bestiana, mengatakan jenazah tersebut tiba di RS Bhayangkara sekitar pukul 07.00 WIB dan saat ini menunggu pelaksanaan autopsi oleh tim medis forensik.
“Jenazah sudah tiba di RS Bhayangkara Polda Lampung sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ini kami masih menunggu dokter untuk proses autopsi,” ujar Miya Ratih melalui pesan WhatsApp.
Miya menjelaskan, autopsi dilakukan untuk memastikan identitas korban sekaligus mengungkap penyebab kematian, mengingat kondisi jenazah ditemukan tidak utuh dan belum dapat diidentifikasi secara pasti.
Dalam proses tersebut, pihak keluarga korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret banjir saat memancing di Sungai Way Halami, Kecamatan Lemong, pada Jumat pekan lalu, turut diberangkatkan ke RS Bhayangkara.
“Keluarga korban terseret banjir di Lemong juga ikut berangkat karena identitas jenazah belum dapat dipastikan. Pihak keluarga sepakat dan bersedia mendampingi proses autopsi,” jelasnya.
Polisi menyatakan akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik setelah hasil autopsi diterima.
NOVAN ERSON








