Karang Taruna Dorong Kampanye “Pasangan Kompak untuk Lampung Selatan Hebat”
Oleh: Saefunnaim
(Pemerhati Sosial dan Kepemudaan Lampung Selatan)
Radityo Egi Pratama resmi menjabat sebagai Bupati Lampung Selatan ke-17 sejak 20 Februari 2025, didampingi Wakil Bupati Mohammad Saeful Anwar. Pasangan ini merepresentasikan kombinasi unik antara latar belakang akademisi dan kekuatan politik praktis. Radityo Egi Pratama merupakan akademisi dengan pendidikan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Middlesex University, Inggris, sementara Saeful Anwar adalah politisi Partai Gerindra dengan basis dukungan kuat di daerah.
Kombinasi tersebut pada awalnya dipandang sebagai formula ideal untuk membangun Lampung Selatan secara inklusif dan berkelanjutan. Berangkat dari harapan itu, Karang Taruna se-Kabupaten Lampung Selatan berencana menggulirkan kampanye bertajuk “Pasangan Kompak untuk Lampung Selatan Hebat”, sebuah gerakan moral yang bertujuan memperkuat sinergi kepemimpinan kepala daerah demi kepentingan masyarakat luas.
Tekad Besar untuk Lampung Selatan
Kepemimpinan di Lampung Selatan tidak dapat dilepaskan dari visi besar tokoh nasional asal daerah ini, Zulkifli Hasan. Komitmennya terhadap pembangunan Lampung Selatan merupakan wujud pengabdian terhadap tanah kelahiran—tempat ia tumbuh dan berproses hingga menjadi figur nasional. Setiap langkah kemajuan daerah dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral dan pengembalian budi terhadap masyarakat Lampung Selatan.
Dalam konteks tersebut, hadirnya pasangan Radityo Egi Pratama dan Saeful Anwar sebagai Bupati dan Wakil Bupati merupakan bagian dari upaya memperkuat cita-cita besar pembangunan daerah. Sinergi lintas elemen—pemerintah, partai politik, organisasi kepemudaan, dan masyarakat—menjadi kunci agar visi pembangunan tidak terhambat oleh kepentingan sempit.
Latar Belakang Politik dan Harapan Publik
Radityo Egi Pratama merupakan kader Partai Amanat Nasional (PAN) dan memiliki hubungan keluarga dengan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Selain aktif di dunia pendidikan, ia juga tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), yang diharapkan membawa perspektif kewirausahaan dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan. Di sisi lain, Saeful Anwar berasal dari Partai Gerindra yang memiliki kekuatan politik signifikan di DPRD Lampung Selatan. Pada periode 2021–2023, PAN dan Gerindra masing-masing memiliki tujuh kursi, menjadikan keduanya aktor utama dalam dinamika politik daerah.
Pada momentum pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan komitmennya untuk merealisasikan janji kampanye dan mempercepat pembangunan Lampung Selatan. Sejumlah kegiatan bersama yang telah dilakukan menunjukkan adanya sinyal positif kekompakan dan kerja sama antara Bupati dan Wakil Bupati, yang kemudian menumbuhkan harapan besar di tengah masyarakat.
Kampanye Karang Taruna dan Ancaman Isu Adu Domba
Kampanye “Pasangan Kompak untuk Lampung Selatan Hebat” digagas sebagai respons atas munculnya isu-isu negatif yang berpotensi merusak harmoni kepemimpinan daerah. Sekretaris Jenderal Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan, Saefunnaim, menyampaikan adanya kekhawatiran terhadap manuver oknum elit politik yang mencoba menciptakan kesalahpahaman antara Bupati dan Wakil Bupati melalui informasi yang tidak akurat.
Menurutnya, upaya adu domba semacam ini sangat berbahaya karena dapat merusak kepercayaan publik dan menghambat jalannya pemerintahan. Oleh karena itu, Karang Taruna berinisiatif melakukan gerakan kolektif melalui kunjungan ke kecamatan dan desa, sosialisasi publik, penguatan peran pemuda, silaturahmi lintas tokoh, serta kegiatan sosial yang menekankan persatuan di atas perbedaan politik.
Menjaga Kekompakan Demi Kepentingan Rakyat
Dukungan terhadap kampanye ini datang dari berbagai elemen masyarakat. Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan, Syahirul Hidayat, menegaskan bahwa ukhuwah dan kekompakan pemimpin daerah merupakan fondasi utama bagi pemerintahan yang harmonis dan efektif. Dunia usaha dan generasi muda juga berharap pasangan kepala daerah ini mampu bekerja melampaui sekat-sekat partai dan fokus pada pembangunan infrastruktur, investasi, serta penciptaan lapangan kerja.
Meski demikian, dinamika kepentingan partai tetap perlu diantisipasi. Karang Taruna mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi jalannya pemerintahan agar kebijakan publik tetap berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan kelompok tertentu. Kekompakan Bupati dan Wakil Bupati bukan hanya soal hubungan personal, melainkan prasyarat penting bagi keberlanjutan pembangunan Lampung Selatan.
Jika sinergi ini berhasil dijaga, Lampung Selatan berpotensi menjadi contoh kepemimpinan daerah yang solid dan inspiratif di tingkat nasional. Sebaliknya, jika konflik kepentingan dibiarkan berkembang, maka masyarakatlah yang akan menjadi pihak paling dirugikan.
REDAKSI








