Prabowo Turun Tangan, Konflik Gajah Way Kambas Disiapkan Solusi Permanen
Presiden Prabowo Subianto berkomitmen mendukung pembangunan pembatas permanen di Taman Nasional Way Kambas guna mengatasi konflik manusia dan gajah yang telah berlangsung bertahun-tahun di Lampung Timur.
LAMPUNG TIMUR – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menunjukkan perhatian serius terhadap konflik berkepanjangan antara manusia dan gajah liar di kawasan penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur. Pemerintah pusat menyatakan komitmen mendukung penyediaan sumber daya untuk pembangunan pembatas permanen guna menekan konflik yang selama ini meresahkan warga.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang menegaskan bahwa Presiden memandang persoalan gajah Way Kambas bukan sekadar isu satwa liar, melainkan persoalan kemanusiaan dan konservasi yang harus ditangani secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyambut baik perhatian Presiden tersebut. Ia menyebut rencana pembangunan tanggul pembatas permanen TNWK sebagai harapan lama masyarakat desa-desa penyangga yang selama bertahun-tahun hidup dalam ancaman konflik dengan gajah liar.
Menurut Ela, konflik manusia dan gajah telah berdampak langsung terhadap keselamatan warga serta kerusakan lahan pertanian. "Pemerintah daerah kerap menjadi pihak terdepan dalam meredam dampak konflik dengan keterbatasan kewenangan dan anggaran yang dimiliki," kata dia, Kamis (22/1/2026).
Pada 2025 lalu, Pemkab Lampung Timur telah membangun tanggul pembatas di sejumlah titik rawan, termasuk di Desa Braja Asri, serta menyalurkan bantuan rehabilitasi lahan dan sarana penghalauan gajah. Dengan dukungan penuh pemerintah pusat, Pemkab optimistis solusi permanen dapat segera terwujud tanpa mengabaikan kelestarian TNWK.
REDAKSI








