Bupati Lampung Selatan Belajar Kelola Sampah ke Jepang
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menghadiri forum internasional pengelolaan sampah di Jepang. Belajar sistem modern demi lingkungan bersih dan berkelanjutan.
LAMPUNG SELATAN — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menghadiri forum internasional pengelolaan sampah di Jepang.
Ia menjadi satu dari enam bupati yang mewakili Indonesia dalam forum tersebut, dengan agenda utama mempelajari sistem pengelolaan sampah modern yang dinilai sukses dan berkelanjutan.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola sampah di Lampung Selatan.
Radityo Egi menargetkan penerapan konsep ekonomi sirkular, teknologi waste to energy (WTE), serta pengelolaan limbah makanan, sejalan dengan komitmennya menciptakan lingkungan bersih dan sehat di daerahnya.
Jepang dikenal memiliki sistem pengelolaan sampah yang efisien.
Di Tokyo, hanya sekitar 12,6 persen sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, sementara di Kota Osaki tingkat daur ulang mencapai 80 persen melalui pemilahan hingga 27 kategori dan pengolahan sampah organik menjadi kompos pertanian.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup telah menjalankan sejumlah program, seperti penguatan bank sampah, pendampingan komunitas, serta kerja sama dengan PT PLN dalam pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar jumputan padat (BBJP).
Hasil kunjungan ke Jepang diharapkan memperkuat dan mempercepat implementasi program tersebut.
Langkah Bupati Egi mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga forum CSR.
Masyarakat menaruh harapan besar agar pengetahuan yang diperoleh dari forum internasional tersebut segera diwujudkan dalam kebijakan nyata demi Lampung Selatan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
SAEFUNNAIM








