DPRD Lampung Sorot Mudik Gratis Tanpa APBD, Ribuan Warga Terbantu

Program mudik gratis Lampung 2026 jadi sorotan DPRD. Tanpa dana APBD, ribuan warga tetap terlayani lewat kolaborasi pemerintah dan swasta.

DPRD Lampung Sorot Mudik Gratis Tanpa APBD, Ribuan Warga Terbantu
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG — DPRD Provinsi Lampung menyoroti pelaksanaan program mudik gratis 2026 yang dinilai efektif membantu masyarakat tanpa membebani anggaran daerah.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lampung Iswan H. Cahya menyatakan, program tersebut menjadi contoh kolaborasi layanan publik yang patut dipertahankan karena mampu menjangkau masyarakat luas menjelang Idulfitri.

“Program ini terbukti membantu masyarakat, terutama dari sisi ekonomi dan keamanan perjalanan,” ujarnya saat menghadiri pelepasan peserta mudik di Stasiun Kereta Api Tanjung Karang, Senin (16/3/2026).

Program yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung itu menyediakan dua moda transportasi, yakni kereta api dan bus, dengan berbagai rute dalam dan luar daerah. Untuk kereta api, perjalanan difokuskan ke Kertapati dan Baturaja, sementara bus melayani rute dalam provinsi seperti Way Kanan, Liwa, Pesisir Barat, Mesuji, hingga Krui.

Data Dinas Perhubungan mencatat sebanyak 848 pemudik diberangkatkan menggunakan kereta api. Sementara itu, dua armada bus antarkota mengangkut masing-masing 348 penumpang, serta sekitar 270 penumpang untuk rute dalam provinsi.

Tingginya antusiasme masyarakat membuat pemerintah menambah armada bus di sejumlah rute favorit. Dukungan juga datang dari pemerintah pusat melalui skema subsidi, termasuk tambahan kuota mudik dan potongan biaya penyeberangan.

DPRD menilai skema pembiayaan tanpa APBD menjadi poin penting dalam keberlanjutan program tersebut. Kolaborasi dengan pihak swasta dinilai mampu menjaga efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas layanan.

Ke depan, DPRD mendorong agar cakupan program diperluas serta kualitas layanan terus ditingkatkan, mengingat tingginya minat masyarakat terhadap fasilitas mudik gratis.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mengurangi beban masyarakat saat mudik sekaligus mendukung kelancaran arus transportasi selama musim Lebaran.