Bandarlampung Disebut "Kota Andalan" Oleh Iyay Mirza Dalam Safari Ramadhan
BANDAR LAMPUNG – Suasana hangat menyelimuti Masjid Jami Al Mubaligh, Jalan Dr. Susilo, Sumur Batu, pada Rabu (25/2/2026). Dalam agenda Safari Ramadhan tersebut, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian pembangunan di Kota Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Walikota Eva Dwiana.
Dalam sambutannya, tokoh yang akrab disapa Kiyay Mirza ini tidak ragu menyebut Bandar Lampung sebagai salah satu kota termaju di Indonesia. Menurutnya, status "Kota Andalan" yang disandang Bandar Lampung saat ini adalah buah dari kerja keras dan kegigihan sang Walikota dalam melayani masyarakat.
"Kita punya Walikota seperti Bunda Eva yang sangat telaten dan peduli. Bandar Lampung ini adalah kota andalan sekaligus wajah yang membanggakan bagi Provinsi Lampung," ujar Kiyay Mirza disambut antusiasme jamaah.
Meski memuji kemajuan kota, Gubernur Mirza juga memberikan pesan edukatif kepada masyarakat terkait masalah sampah. Beliau mengingatkan bahwa menjaga estetika kota bukan hanya beban pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.
"Maaf, jika ada masalah kebersihan, seringkali yang disalahkan langsung Ibu Walikota. Padahal, masyarakat seharusnya ikut membantu. Jika melihat sampah satu bungkus saja, sebaiknya kita langsung ambil dan buang ke tempatnya. Mari kita jaga bersama agar kita semakin bangga dengan kota ini," tegasnya.
Menanggapi pujian dan arahan tersebut, Eva Dwiana atau Bunda Eva menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi. Ia berharap kolaborasi antara kota dan provinsi terus berjalan harmonis demi kesejahteraan warga.
"Terima kasih Bapak Gubernur yang sudah terjun langsung memantau masyarakat. Kami mohon bimbingan dan dukungannya terus agar Bandar Lampung bisa kian maju di masa depan," ungkap Bunda Eva.
Pertemuan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara eksekutif tingkat provinsi dan kota. Dukungan moral dari Gubernur Mirza memberikan suntikan semangat bagi pembenahan infrastruktur dan layanan publik di "Kota Tapis Berseri". (Nuy)








