Plt Bupati Lampung Tengah Serahkan Siltap Aparatur Kampung

Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menyerahkan Siltap dan memberikan pembinaan aparatur kampung di tiga kecamatan, sekaligus menekankan pentingnya disiplin, pajak, dan gotong royong untuk pembangunan daerah.

Plt Bupati Lampung Tengah Serahkan Siltap Aparatur Kampung
Foto: Istimewa

LAMPUNG TENGAH — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menghadiri kegiatan pembinaan aparatur kampung sekaligus penyerahan simbolis Penghasilan Tetap (Siltap) bagi perangkat kampung di tiga kecamatan, yakni Seputih Surabaya, Bumi Nabung, dan Rumbia, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut digelar di beberapa lokasi, yaitu Balai Kampung Gaya Baru VIII Kecamatan Seputih Surabaya serta Balai Kampung Sri Kencono Kecamatan Bumi Nabung. Hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Lampung Tengah Fathul Arifin, para camat, serta kepala kampung dan perangkat desa setempat.

Kepala Dinas PMK Lampung Tengah Fathul Arifin menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak sebagai sumber utama pendapatan daerah yang turut menopang pembayaran Siltap aparatur kampung.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan kesejahteraan, termasuk untuk pembayaran Siltap yang bersumber dari APBD,” ujarnya.

Sementara itu, I Komang Koheri menegaskan bahwa aparatur kampung memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat desa. Ia meminta seluruh perangkat kampung meningkatkan disiplin, kinerja, serta integritas dalam menjalankan tugas.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui kepatuhan pajak serta semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Pajak dan gotong royong adalah kunci pembangunan. Jika dikelola dengan baik, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati juga menyerahkan Siltap secara simbolis kepada perwakilan aparatur kampung sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan perangkat desa.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparatur kampung, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, serta mendorong percepatan pembangunan di Lampung Tengah.(ADV)