Muli Mekhanai Lampung Selatan 2026 Jadi Ujung Tombak Pariwisata

Pemilihan Muli Mekhanai Lampung Selatan 2026 tak sekadar ajang kecantikan, tetapi strategi mencetak duta muda untuk menggenjot promosi pariwisata hingga level nasional.

Muli Mekhanai Lampung Selatan 2026 Jadi Ujung Tombak Pariwisata
Foto: Istimewa

LAMPUNG SELATAN — Pemilihan Muli Mekhanai Lampung Selatan 2026 diarahkan sebagai strategi memperkuat promosi pariwisata daerah, bukan sekadar ajang seremonial tahunan.

Hal itu mengemuka dalam malam grand final yang digelar di Grand Elty Krakatoa Resort, Kalianda, Jumat (10/4/2026), dengan terpilihnya Maura Cantiqa Candra dan Rizky Nanda Febrio Adha sebagai pemenang.

Pemerintah daerah menegaskan, ajang ini menjadi bagian dari upaya mencetak duta pariwisata yang mampu membawa citra Lampung Selatan ke level nasional hingga internasional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, I Nyoman Setiawan, menyebut para pemenang tidak hanya membawa gelar, tetapi juga tanggung jawab besar dalam mempromosikan potensi daerah.

“Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi proses seleksi figur yang siap menjadi wajah pariwisata Lampung Selatan,” ujarnya.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun citra daerah, mengingat posisi strategis Lampung Selatan sebagai gerbang Pulau Sumatra.

“Yang dilihat dari Lampung Selatan adalah representasi Indonesia. Kita harus siap menjadi cerita yang membanggakan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Muli Mekhanai diharapkan menjadi bagian dari ekosistem pembinaan pemimpin muda sekaligus penggerak program strategis daerah seperti Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul).

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, menargetkan prestasi lebih tinggi di tingkat provinsi setelah ajang ini sempat vakum pada 2025.

“Target kita jelas, bukan hanya tampil, tetapi juara di tingkat Provinsi Lampung,” ujarnya.

Sebanyak 65 finalis bersaing dalam grand final setelah melalui seleksi ketat dari total 83 pendaftar. Penilaian mencakup aspek intelegensia, wawasan global, bakat, hingga kemampuan komunikasi.

Pemkab Lampung Selatan menilai, penguatan peran duta wisata menjadi langkah penting untuk mendongkrak sektor pariwisata sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.

Para pemenang dijadwalkan mewakili Lampung Selatan pada ajang Muli Mekhanai tingkat Provinsi Lampung pada 21 Mei 2026 mendatang.