Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 35 Sekolah di Tulangbawang
Menteri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meresmikan revitalisasi 35 sekolah di Tulangbawang, Lampung, dorong pemerataan kualitas pendidikan hingga ke daerah.
TULANGBAWANG — Komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan bermutu kembali ditegaskan melalui peresmian revitalisasi 35 satuan pendidikan di Kabupaten Tulangbawang, Lampung.
Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam rangkaian Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI bertajuk “Wujudkan Sekolah Asri”, yang dipusatkan di SMP Negeri 2 Menggala, Selasa (28-4-2026).
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Qudrotul Ikhwan serta perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung, yakni Thomas Amirico yang hadir mewakili Wakil Gubernur Lampung.
Kehadiran Menteri Abdul Mu’ti menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di daerah berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur. Revitalisasi yang mencakup 35 satuan pendidikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana belajar, kenyamanan peserta didik, serta semangat guru dalam menjalankan proses pendidikan.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak cukup hanya berbicara kurikulum, tetapi juga harus memastikan setiap anak belajar di lingkungan yang sehat, aman, dan membahagiakan.
“Sekolah yang baik dimulai dari ruang belajar yang layak. Anak-anak Indonesia berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang bersih, aman, nyaman, dan menginspirasi mereka untuk bermimpi lebih tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan mutu pendidikan hingga ke daerah-daerah.
“Kami ingin memastikan tidak ada kesenjangan kualitas pendidikan antara kota dan daerah. Dari Tulangbawang hari ini, kita tunjukkan bahwa kemajuan pendidikan harus dirasakan semua anak bangsa,” lanjutnya.
Sementara itu, Bupati Tulangbawang, Qudrotul Ikhwan, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan di wilayahnya. Menurutnya, revitalisasi sekolah akan menjadi investasi besar bagi masa depan generasi muda.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat. Ini bukan sekadar pembangunan gedung, tetapi pembangunan harapan dan masa depan anak-anak Tulang Bawang,” katanya.
Pihak sekolah juga menyambut positif program tersebut. Kepala SMP Negeri 2 Menggala menyebut revitalisasi ini menjadi jawaban atas harapan panjang seluruh warga sekolah.
“Kini siswa dapat belajar dengan fasilitas yang lebih baik, guru lebih nyaman mengajar, dan semangat seluruh warga sekolah meningkat,” ungkapnya.
Peresmian ditandai dengan peninjauan fasilitas sekolah yang telah direvitalisasi, dialog bersama tenaga pendidik, serta peninjauan lingkungan sekolah yang kini lebih asri dan nyaman.
Langkah ini menegaskan bahwa pembangunan pendidikan bukan hanya agenda nasional, tetapi gerakan bersama untuk memastikan masa depan generasi Indonesia semakin berkualitas.
YANTO SUSILO ANWAR










