Dua Kecamatan Disulap, Jalan Baru Dikebut Dongkrak Ekonomi

Pemkab Lampung Selatan meresmikan proyek jalan di dua kecamatan strategis. Infrastruktur ini diklaim jadi kunci percepatan ekonomi dan konektivitas wilayah.

Dua Kecamatan Disulap, Jalan Baru Dikebut Dongkrak Ekonomi
Foto: Istimewa

LAMPUNG SELATAN — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meresmikan sejumlah ruas jalan strategis di dua kecamatan sekaligus, yakni Tanjungsari dan Tanjung Bintang, sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang menegaskan bahwa pembangunan jalan menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di Kecamatan Tanjungsari, ruas jalan Kertosari–Wawasan sepanjang 5,9 kilometer mulai difungsikan, dengan peningkatan kualitas pada sebagian titik menggunakan konstruksi hotmix.

Sementara di Kecamatan Tanjung Bintang, perbaikan dilakukan pada ruas Jalan Jati Indah–Purwodadi Dalam sepanjang lebih dari 6 kilometer. Peningkatan infrastruktur mencakup hotmix, rabat beton, hingga pembangunan gorong-gorong untuk mendukung sistem drainase.

Menurut Bupati Egi, pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari realisasi program infrastruktur tahun 2025 yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Jalan ini diharapkan bisa memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial warga,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Pemerintah daerah menilai konektivitas antarwilayah menjadi faktor kunci dalam mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan mobilitas, serta membuka akses ekonomi baru di tingkat desa.

Warga setempat menyambut positif pembangunan tersebut. Mereka menilai kondisi jalan yang lebih baik akan mempermudah aktivitas sehari-hari dan mendukung peningkatan kesejahteraan.

Peresmian yang berlangsung di dua lokasi itu juga diwarnai antusiasme masyarakat, sekaligus menjadi simbol percepatan pembangunan berbasis kebutuhan dasar.

Langkah ini menegaskan fokus pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Lampung Selatan.