Dishub Kota Bandarlampung Benahi Penerangan Jalan Umum Yang Masih Minim
Bandarlampung - Monologis.id. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung tancap gas membenahi infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU) menjelang masa angkutan Lebaran 2026. Fokus utama kali ini adalah menyisir wilayah yang minim pencahayaan serta titik-titik rawan kriminalitas.
Kepala Dishub Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut setelah kewenangan pengelolaan PJU resmi dikembalikan ke instansinya. Pihaknya kini tengah melakukan pemetaan intensif untuk menentukan skala prioritas.
"Prioritas kami adalah lokasi yang rawan dan masih gelap. Sesuai perintah Ibu Wali Kota Eva Dwiana, Bandar Lampung harus terang agar masyarakat merasa aman dan nyaman, apalagi menjelang arus mudik nanti," ujar Socrat. Rabu (25/2/2026)
Socrat menjelaskan, Dishub saat ini sedang memetakan kawasan yang disebut sebagai blind spot atau titik buta lampu. Kawasan ini mencakup wilayah dengan aktivitas masyarakat tinggi namun fasilitas penerangannya masih belum memadai.
Untuk memastikan akurasi data, Dishub mengkolaborasikan data dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan hasil patroli lapangan yang dilakukan secara rutin.
"Kami menggabungkan data internal dengan hasil survei di lapangan. Mana yang perlu penambahan lampu baru, mana yang cukup perbaikan, semua dipetakan sesuai ketentuan," tambahnya.
Dalam waktu dekat, Dishub dijadwalkan menggelar rapat koordinasi dengan DPRD Kota Bandar Lampung untuk membahas teknis pelaksanaan program agar segera terealisasi di lapangan. Selain mengandalkan tim patroli, Socrat juga meminta masyarakat untuk aktif berpartisipasi. Warga yang lingkungannya masih gelap atau mendapati lampu jalan mati diminta segera melapor melalui pamong setempat.
"Kami tidak hanya menunggu laporan, tim tetap turun. Namun, kami harap warga aktif melapor melalui RT atau Kelurahan jika ada wilayah padat penduduk atau pusat keramaian yang masih minim penerangan," tegasnya.
Disinggung mengenai penambahan lampu lalu lintas (traffic light), Socrat menyebut bahwa sejauh ini pihaknya masih mempertahankan titik yang sudah ada.
"Sejauh ini masih lokasi yang lama. Penambahan baru akan dilakukan jika ada perempatan baru atau ada kebutuhan mendesak berdasarkan evaluasi teknis di lapangan," tutupnya.
Langkah masih perbaikan PJU ini diharapkan tidak hanya memperlancar arus lalu lintas saat Lebaran, tetapi juga efektif menekan potensi tindak kejahatan jalanan di Kota Tapis Berseri.








