Pemkot Bandarlampung Siap Ambil Alih Perbaikan Jalan Provinsi
Pemkot Bandarlampung menargetkan perbaikan 200 ruas jalan dan siap mengambil alih perbaikan jalan provinsi demi kelancaran mobilitas warga di 2026.
BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung di bawah kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana menyiapkan gebrakan besar di sektor infrastruktur pada tahun anggaran 2026.
Selain menargetkan perbaikan sekitar 200 ruas jalan lingkungan, Pemkot juga mengambil langkah proaktif dengan memperbaiki sejumlah jalan protokol yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung.
Wali Kota Eva Dwiana menegaskan, kebijakan tersebut diambil demi menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas warga, tanpa terhambat persoalan kewenangan.
“Tidak lagi melihat ini jalan milik siapa. Kalau rusak dan dilalui warga Bandarlampung setiap hari, Pemkot harus hadir. Kenyamanan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Tak hanya pengaspalan, Pemkot juga akan meningkatkan kualitas sejumlah ruas jalan menggunakan teknologi rigid beton pada jalur-jalur padat kendaraan.
Beberapa titik prioritas berada di Kecamatan Sukabumi, seperti Jalan Pulau Singkep dan Jalan Batu Suluh. Di Kecamatan Tanjung Senang mencakup Jalan R.A. Basyid dan Jalan Ratu Dibalau, serta di Kecamatan Sukarame seperti Jalan Letkol Endro Suratmin dan Jalan Pulau Pisang.
Selain fokus pada jalan, Pemkot juga mulai menata aspek estetika kota melalui revitalisasi pedestrian di empat ruas jalan protokol utama, yakni Jalan Sultan Agung (Way Halim), Jalan Pangeran Diponegoro (Telukbetung Utara), Jalan Jenderal Sudirman (Enggal), dan Jalan Ahmad Yani (Tanjungkarang Pusat).
Upaya peningkatan konektivitas juga dilakukan melalui revitalisasi tiga jembatan strategis di wilayah Telukbetung, yakni Jembatan Kampung Pancasila, Jembatan Kampung Kihung, dan Jembatan Umbul Kunci.
Dengan berbagai proyek tersebut, wajah Kota Bandarlampung pada 2026 diproyeksikan mengalami perubahan signifikan, baik dari sisi kualitas infrastruktur jalan maupun penataan kawasan perkotaan yang lebih nyaman dan tertata.










