Gibran Tinjau Fasilitas RSUD Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau layanan IGD, pembangunan masjid rumah sakit, hingga memberi perhatian pada kebutuhan alat MRI untuk meningkatkan layanan kesehatan di Bandar Lampung.

Gibran Tinjau Fasilitas RSUD Dadi Tjokrodipo  Bandar Lampung
Foto: Nurbaiti/monologis.id

BANDARLAMPUNG – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo, Jumat (8/5/2026). Dalam agenda tersebut, Wapres didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Kedatangan rombongan disambut Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama jajaran OPD serta Direktur RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo, dr. Teti Herawati.

Fokus kunjungan diarahkan pada pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan peninjauan pembangunan masjid kecil di area rumah sakit.

“Kami memperlihatkan pelayanan IGD sekaligus progres pembangunan masjid kecil di samping IGD,” ujar dr. Teti Herawati.

Menurutnya, respons Wapres terhadap pengembangan rumah sakit cukup positif. Bahkan, RSUD disebut mendapat sinyal dukungan dari pemerintah pusat guna meningkatkan fasilitas kesehatan agar pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah.

Salah satu kebutuhan utama yang diajukan yakni alat MRI untuk mendukung deteksi gangguan saraf hingga pembuluh arteri.

“MRI sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di Bandar Lampung,” jelasnya.

Selain meninjau ruang perawatan pasien, Wapres juga membagikan bingkisan kepada bayi yang baru lahir serta anak-anak pasien yang sedang menjalani perawatan.

Wali Kota Eva Dwiana mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pelayanan kesehatan di Kota Bandar Lampung.

Ia menegaskan, Pemkot Bandar Lampung terus berupaya membenahi fasilitas kesehatan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih optimal.

Dalam kesempatan itu, Wapres juga menilai kawasan RSUD masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi fasilitas kesehatan yang lebih modern dan maju di masa mendatang.