DMI Tulangbawang Barat Dorong Masjid Jadi Pusat Kajian Ekonomi dan Sosial

DMI Tulangbawang Barat Dorong Masjid Jadi Pusat Kajian Ekonomi dan Sosial
Foto: Aprizal Aris Mananda/monologis.id

TULANGBAWANG BARAT–Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tulangbawang Barat, Lampung, mendorong peran Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kajian ekonomi dan sosial.

Anggota Majelis Ekonomi Syariah DMI Tulangbawang Barat Githo menjelaskan, DMI berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan komponen penting di antara ormas Islam di wilayah tersebut.

"Dibawah kepemimpinan Bapak Nurkolis Masjid, DMI Tulangbawang Barat terus bersinergi dengan pemerintah daerah melalui berbagai program, termasuk pelatihan kompetensi khatib, lomba menyusun Naskah Khutbah Jumat, dan pembangunan 15 masjid dengan donatur dari Arab Saudi," ujarnya dalam seminar Digitalisasi Masjid dan Sosialisasi BPJS, Kamis (11/1/2024).

Seminar yang buka langsung oleh Pj Bupati yang diwakili asisten III M.Rasyidi bekerja sama dengan Baznas, BPJS ketenagakerjaan, BSI, dan D'BOOSTER.

Rasyidi membuka diskusi mengenai pentingnya digitalisasi masjid. Menurutnya, masjid bukan hanya tempat ibadah semata, melainkan pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan pelayanan kepada jamaah serta masyarakat umum.

Dia juga menekankan pentingnya pemahaman BPJS Ketenagakerjaan bagi pengurus masjid.

"Sosialisasi ini dianggap krusial karena membawa manfaat bagi pekerja Masjid, memberikan perlindungan dan jaminan terhadap risiko sosial ekonomi. Dirinya berharap agar pemahaman yang mendalam tentang digitalisasi masjid dan BPJS Ketenagakerjaan dapat memajukan pengelolaan Masjid di Tulangbawang Barat menjadi lebih terarah, transparan, dan berkelanjutan untuk kesejahteraan umat," pungkasnya.