Progrem MBG Merupakan Kemajuan Untuk Umat Manusia dan Planet
Dari Laporan Kondisi Program Pemberian Makanan Sekolah di Seluruh Dunia telah menyoroti dampak lintas sektoral yang luas dari program makanan sekolah seperti Makan Bergizi Gratis untuk anak anak sekolah di Indonesia.
Oleh : Arief Poyuono *)
Dimana Program pemberian makanan di sekolah saat ini merupakan program jaring pengaman sosial terbesar di dunia, dan setelah nyata Telah membantu negara-negara menyerap guncangan global yang terjadi selama ini mulai dari perubahan iklim hingga pandemi hingga perang dan menjangkau anak-anak yang paling rentan.
Program makanan sekolah hemat biaya dan merupakan investasi berdampak tinggi karena memberikan pengembalian investasi ekonomi atau return of economic investment di berbagai seperti sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial ,usaha pertanian makanan
Dalam sebuah perhitungan ekonomi Untuk setiap $1 yang diinvestasikan, program Makan Bergizi Gratis atau School meals Program menghasilkan antara $7 dan $35 dalam manfaat ekonomi di suatu negara yang meyelenggarakan program tersebut
Program MBG juga dapat menjadi penggerak yang ampuh untuk penciptaan lapangan kerja lokal. Dari hasil laporan Bank Dunia bahwa pargram pemberian makanan sekolah untuk 466 juta anak didunia Telah menghasilkan sekitar 7,4 juta pekerjaan untuk kegiatan memasak secara global dan menghasilkan lapangan kerja lebih lanjut di bidang logistik, pertanian, dan rantai pasokan, yang mendorong penciptaan lapangan kerja langsung dan tidak langsung.
Model pemberian makanan di sekolah yang berkelanjutan, seperti program pemberian makan sekolah yang dikelola sendiri oleh sekolah akan dapat mempromosikan pola makan yang lebih sehat dan ramah lingkungan, serta berfungsi sebagai katalis untuk menciptakan sistem pangan yang berakar lokal yang meningkatkan perekonomian lokal dan nasional.
Kaum wanita akan lebih banyak mendapat manfaat dari makanan sekolah daripada anak laki-laki dalam hal hasil pendidikan dan kesehatan. Manfaat serupa juga terlihat bagi perempuan, karena program-program ini memberdayakan perempuan secara ekonomi dengan memperluas peran mereka dalam rantai pasokan makanan dan pekerjaan berbasis komunitas, misalnya sebagai juru masak di sekolah.
*) Komisaris Pelindo
DEDI ROHMAN








