19 Marinir Beruang Hitam Gugur, Pemprov Lampung Sampaikan Duka Mendalam
Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan belasungkawa atas gugurnya 19 prajurit TNI Marinir Batalyon Infanteri 9/Beruang Hitam dalam musibah longsor di Jawa Barat.
BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya 19 prajurit TNI Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam dalam musibah longsor yang terjadi di Jawa Barat, Sabtu (21/1/2026).
Pernyataan belasungkawa tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela, sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian para prajurit yang gugur dalam tugas negara.
“Bapak Gubernur, Ibu Wakil Gubernur, dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya 19 prajurit terbaik Marinir Beruang Hitam Lampung. Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan jiwa dan raga untuk negara,” ujar Marindo.
Sekdaprov menegaskan, para prajurit yang gugur merupakan pahlawan bangsa yang menunjukkan dedikasi, keberanian, serta loyalitas tinggi dalam menjalankan tugas, baik dalam misi kemanusiaan maupun tugas pertahanan negara, meski dihadapkan pada risiko yang besar.
Menurutnya, pengorbanan para prajurit tersebut menjadi duka mendalam tidak hanya bagi keluarga besar TNI Angkatan Laut, tetapi juga bagi masyarakat Lampung dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.
“Jasa dan pengabdian para prajurit Marinir Beruang Hitam ini akan selalu dikenang. Mereka telah menunjukkan makna sejati pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.
Pemerintah Provinsi Lampung turut mendoakan agar seluruh prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.
Sekdaprov juga menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi para prajurit Marinir Beruang Hitam Lampung, seraya berharap semangat juang dan pengorbanan mereka menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa.
REDAKSI








