Gubernur Arinal Serahkan Bantuan untuk Desa Baznas Sektor Peternakan di  Menggala Timur, Tulang Bawang

Gubernur Arinal Serahkan Bantuan untuk Desa Baznas Sektor Peternakan di  Menggala Timur, Tulang Bawang
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Saat di Menggala Tulangbawang (Foto:Istimewa)

TULANG BAWANG -- Monologis.id. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meyerahkan program bantuan Desa Baznas Sektor Peternakan di Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Kamis (30/5/2024).

Total ada sebanyak 35 Mustahik di Kampung Menggala, Kecamatan Manggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang yang terbagi di Dusun Gunung Pemalang, Dusun Margajaya dan Dusun Marga Sakti.

Kepada para mustahik akan diberikan bantuan berupa kandang koloni atau kandang kelompok sebanyak 5 unit, di mana masing-masing kandang kelompok akan terdapat 25 ekor kambing betina dan 3 ekor kambing jantan sehingga ternak kambing yang dibagikan pada kegiatan ini berjumlah 155 ekor.

Selain itu, diberikan juga bantuan pakan konsentrat sebanyak 9,3 ton, obat dan vitamin sebanyak 5 paket serta akan dilakukan bimbingan teknis kepada para mustahik penerima manfaat dari kegiatan ini.

Program Desa Baznas di Kabupaten Tulang Bawang ini merupakan program kedua setelah launching perdana di Desa Madu Koro Baru, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara pada tanggal 1 April 2024 yang lalu dan saat ini telah melahirkan 11 ekor kambing.

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa Program Desa Baznas merupakan perwujudan kepedulian antarsesama, dari zakat profesi ASN Pemerintah Provinsi Lampung.

Gubernur Arinal mengatakan bahwa Program Desa Baznas ini berasal dari dana zakat, infaq dan shodaqoh yang dikelola oleh Baznas sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Ia menuturkan bahwa pemanfaatan dan distribusi zakat, infaq dan shodaqoh bukan dalam bentuk uang tunai namun dalam bentuk zakat produktif berupa fasilitas dan sarana prasarana pendukung dalam beternak.

Menurutnya, cara ini akan menciptakan keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah-tengah masyarakat.

Gubernur Arinal mengutarakan bahwa peternakan merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, khususnya di wilayah pedesaan. 

Ia melanjutkan sektor pertanian dan peternakan memiliki peran penting dalam menunjang ketahanan pangan dan ekonomi daerah, yang dapat menjadi sumber pendapatan, menciptakan lapangan kerja, pemanfaatan sumber daya lokal, diversifikasi ekonomi serta pemberdayaan sosial. 

"Sehingga tepat rasanya bila Program Desa Baznas sektor peternakan diterapkan di wilayah pedesaan, dengan dukungan lingkungan, semangat gotong royong dan pakan hijauan yang memadai yang diharapkan dapat menunjang pertumbuhan kambing untuk berkembang dengan baik," ujarnya.

Pj. Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Arinal atas dilaksanakannya Program Desa Baznas di Kampung Menggala ini.

"Kami merasa sangat berbangga dan berterima kasih kepada Pak Gubernur atas inisiasi program Desa Baznas, Alhamdulillah di desa ini ada tujuh kepala keluarga yang akan menerima manfaat Program Desa Baznas secara simbolis, semoga bisa memberikan dorongan, dan mudah-mudahan program ini menyebar ketempat-tempat lainnya," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Lili Mawarti dalam laporannya menerangkan bahwa Program Desa Baznas sektor Peternakan ini merupakan ide dan gagasan dari Gubernur Arinal yang bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Lampung melalui zakat produktif.

"Program Desa Baznas sektor Peternakan ini salah satunya adalah untuk meningkatkan ekonomi atau taraf hidup mustahik, pengembangan keterampilan dan mengurangi kemiskinan dimana nantinya Lampung tetap menjadi lumbung ternak," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa manfaat dari program ini adalah terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat melalui usaha peternakan dan dalam jangka panjang dapat membuka peluang perkerjaan dan menekan angka kemiskinan.